Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
13 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
10 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
14 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Berhentikan Sahril Topan, DPP PAN Tunjuk Syamsurizal jadi Plt Ketua DPD PAN Rohul
Politik
24 jam yang lalu
Berhentikan Sahril Topan, DPP PAN Tunjuk Syamsurizal jadi Plt Ketua DPD PAN Rohul
6
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
11 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Home  /  Berita  /  Politik

150 Tokoh Bangsa Hadiri Deklarasi KAMI, Putri Bung Hatta Bacakan Teks Proklamasi

150 Tokoh Bangsa Hadiri Deklarasi KAMI, Putri Bung Hatta Bacakan Teks Proklamasi
Selasa, 18 Agustus 2020 12:56 WIB
JAKARTA - Rangkaian acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/8), dihadiri dan diikuti oleh sejumlah tokoh bangsa.

Dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, para tokoh bangsa yang hadir merupakan sosok yang tidak asing, karena sebelumnya mereka merupakan eks pimpinan lembaga pemerintahan dan juga putra-putri dari pimpinan lembaga negara.

Mereka diantaranya adalah mantan Ketua MPR sekakigus mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Amien Rais, eks Panglima TNI Gatot Nurmatyo, hingga putri Proklamator Muhammad Hatta, Meutya F. Hatta dan putri Presiden kedua RI Soeharto, Titiek Soeharto.

Selain nama-nama tersebut hadir juga sejumlah tokoh muda seperti eks Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi Refly Harun, Dian Islamiati Fatwa, Koordinator BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah se Indonesia Nur Eko Ilham Bintang, dan sejumlah duta besar negara sahabat.

Sementara komunitas yang hadir antara lain Komunitas UI yang dipimpin oleh Chandra Motik, komunitas buruh, komunitas Aspirasi, komunitas Mujahidah Priangan, Forum Purnawirawan Baret Merah, Komunitas Masyarakat Tionghoa, Ustadzah Peduli Negeri, Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia, dan Forum Rektor Perguruan Tinggi Indonesia.

Satu hal yang menarik dari acara Deklarasi KAMI itu adalah di awal pelaksanaannya. Di mana, dilakukan Upacara Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan menugaskan putri Bung Hatta, Meutia F. Hatta menjadi petugas yang membacakan langsung Teks Proklamasi Kemerdekaan RI.

Sedangkan menantu Bung Hatta, Sri Edi Swasono, menjadi pemimpin saat para peserta upacara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selain itu, ada pula mantan Menteri Kehutanan M.S. Ka'ban yang bertugas membacakan Teks Pancasila.

Usai Upacara Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI tersebut, dilakukan pembacaan Jati Diri KAMI oleh Ketua Komite Kerja Panitia Deklarasi Maklumat KAMI Ahmad Yani, dan setelah itu sejumlah tokoh membacakan Maklumat Menyelamatkan Indonesia.

Mereka yang membacakan Maklumat Menyelamatkan Indonesia antara lain oleh Ketua Umum PP Wanita Islam Marfuah Musthofa, Raja Samu-Samu, Maluku Benny Ahmad, mantan Ketua Komnas HAM Prof. Dr. Hafid Abbas, Ichsanudin Noorsy, Lieus Sungkharisma, Nurhayati Assegaf, Prof. Chusnul Mariyah, Moh Jumhur Hidayat, Wakil Ketua Umum Persis Ust. Jeje Jainudin, Jubir Presiden Gus Dur Adhie M. Massardi, mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua, Said Didu, Syahganda Nainggolan, dan Rocky Gerung.

Acara Deklarasi diakhiri dengan penyampaian sambutan Presidium KAMI, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof. Dr. Din Syamsuddin, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, dan tokoh NU Rochmat Wahab. Setidaknya ada 150 tokoh yang bersepakat untuk bergabung dalam KAMI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww