Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
12 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
10 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
13 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Berhentikan Sahril Topan, DPP PAN Tunjuk Syamsurizal jadi Plt Ketua DPD PAN Rohul
Politik
24 jam yang lalu
Berhentikan Sahril Topan, DPP PAN Tunjuk Syamsurizal jadi Plt Ketua DPD PAN Rohul
6
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
11 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Home  /  Berita  /  Politik

Deklarasi 18 Agustus, KAMI Didukung 150 Tokoh Termasuk Gatot Nurmantyo

Deklarasi 18 Agustus, KAMI Didukung 150 Tokoh Termasuk Gatot Nurmantyo
Selasa, 18 Agustus 2020 12:34 WIB
JAKARTA - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digagas sejumlah tokoh telah menetapkan tanggal dan tempat untuk deklarasi.

Din Syamsudin, salah satu inisiator KAMI menjelaskan deklarasi akan digelar pada 18 Agustus 2020 pada pukul 10.00 WIB di Tugu Proklamasi, Pegangsaan Timur, Jakarta.

Menurut Din, sejauh ini sudah ada 150 tokoh yang bergabung dengan KAMI. Namun para tokoh yang bergabung tersebut tidak hadir seluruhnya.

Di antara 150 tokoh itu, ada nama putri Presiden pertama RI, Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli, mantan Menteri Kehutanan MS Ka'ban, dan Ketua Umum FPI Sobri Lubis.

"Alhamdulillah, kami didukung oleh para tokoh dari berbagai elemen bangsa dan berbagai profesi. Banyak tokoh-tokoh lintas agama, cendekiawan, akademisi, aktivis, kaum buruh, angkatan muda, emak-emak. Kami koalisi yang menghimpun berbagai tokoh yang ada di masyarakat Indonesia, termasuk mantan jenderal purnawirawan," ujar Din saat konferensi pers "Penjelasan Deklarasi KAMI" secara online, Sabtu (15/8/2020). Dikutip dari Antara.

Din menambahkan dideklarasikannya KAMI dilatar belakangi persamaan pikiran dan pandangan dalam kehidupan kenegaraan Indonesia yang akhir-akhir ini telah menyimpang dari cita-cita nasional dan nilai dasar yang disepakati para pendiri bangsa.

Selain para tokoh, KAMI juga sangat majemuk karena beranggotakan dari berbagai suku, agama, profesi dan generasi.

Acara deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi sekaligus merayakan kemerdekaan Indonesia ke-75. "Bagi kami peringatan ditetapkan Pancasila sebagai dasar negara," ujar Din.

Lebih lanjut Din menjelaskan, deklarasi KAMI tidak hanya dilakukan di Jakarta, para berbagai daerah juga ikut mendeklarasikan KAMI dalam bentuk "join declaration".

Menurut Din, jelang deklarasi, KAMI sudah mendapatkan dukungan dari banyak daerah. Seperti KAMI Sumut, Sumsel, Jateng, Yogyakarta, Solo, Semarang, Jatim, Jabar, Kalsel, Sulsel, Sulbar, Kaltim, Gorontalo. "KAMI juga terbentuk di Amerika, Australia, Selandia Baru, Qatar, Swiss, Taiwan ,dan beberapa negara lain," ujar Din.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Antara.
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww