Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
2
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
20 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
3
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
21 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
4
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
Ekonomi
15 jam yang lalu
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
5
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Peristiwa
20 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  Politik

Mensyukuri Kemerdekaan, Gus Jazil: Kita Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Khataman Alquran

Mensyukuri Kemerdekaan, Gus Jazil: Kita Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Khataman Alquran
Rabu, 19 Agustus 2020 15:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Banyak cara untuk mensyukuri kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Salah satu caranya adalah khataman Alquran. Khataman Alquran yang ini sangat istimewa, yakni digelar selama dua hari, dari tanggal 16 hingga 17 Agustus 2020 dan secara vitual.

Khataman Alquran ini diikuti oleh ulama, tokoh masyarakat, publik figur, dan para huffazh dari 34 provinsi. Di antaranya ulama dan tokoh masyarakat yang mengikuti hataman Al Quran adalah Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Founder Indonesia Murojaah, KH. Deden Makhyaruddin; dan Pimpinan Al Islamic Center KH. Bachtiar Nasir.

"Untuk menambah berkah 75 Indonesia merdeka, saya bersama dengan KH. Deden Makhyaruddin menggelar khataman Al Quran," ujar Jazilul Fawaid, Rabu (18/8/2020) di Jakarta.

"Khataman Alquran ini juga digelar di berbagai provinsi di seluruh Indonesia, sebagai ungkapan syukur dan cinta kepada NKRI," ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menurut Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu penuh dengan keberkahan dan ridho Allah SWT. "Bangsa Indonesia merdeka di saat bulan Ramadan, tepatnya 9 Ramadan 1364 H," ujarnya.

Untuk itulah ia mengajak mengajak para ulama, ustadz, dan huffadz untuk selalu berkomitmen dan berkontribusi membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Mari kita wujudkan rasa syukur dengan semakin mencintai bangsa Indonesia," ujar pria yang akrab disapa Gus Jazil itu.
 
Kehadiran Gus Jazil dalam acara bertema 'Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan dan Do'a Untuk Keselamatan Bangsa Indonesia’, juga diapresiasi oleh KH Deden dan KH. Bachtiar Nasir. Bachtiar Nasir mengatakan dirinya sudah lama kenal Gus Jazil. "Ia orang baik dan selalu berjuang untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Dirinya dalam kesempatan itu juga meminta kepada para huffadz untuk mendoakan Gus Jazil. Hal yang sama disampaikan oleh KH. Deden. "Terima kasih atas apresiasi Gus Jazil dalam khataman Alquran ini," tuturnya.

Diungkapkan, Gus Jazil dalam setiap acara atau kegiatan khataman Alquran selalu hadir. KH Deden mengatakan, pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu merupakan politisi yang hafidz Alquran.***


wwwwww