Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
2 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
2 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tunda Pernikahan dan Tolak Sponsor, Pengorbanan Diananda Perlu Dihargai

Tunda Pernikahan dan Tolak Sponsor, Pengorbanan Diananda Perlu Dihargai
Diananda Choirunisa
Jum'at, 21 Agustus 2020 16:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -Keberadaan tiga atlet elit asal Jawa Timur Riau Ega Agata Salsabila, Diananda Choirunisa dan Asiefa Nur Haensa memang patut dipertahankan di pelatnas panahan  Olimpiade. Pasalnya, Riau Ega dan Diananda yang memastikan tiket ke Olimpiade setelah meraih perak dan perunggu di Asiab Games 2018 itu sudah mengorbankan kepentingan pribadi.

"Diananda itu rela menunda pernikahannya yang sudah direncanakan setelah SEA Games Manila 2019 demi tampil di Olimpiade. Waktu itu, saya yang diutus ke Surabaya untuk memintanya menunda pernikahan hingga usai Olimpiade Tokyo 2020," kata mantan Sekjen PB Perpani, Rizal Barnadi yang dihubungi via WhatsApp, Jumat (21/8/2020).

Pengorbanan Diananda itu sengaja diungkapkan Rizal Bernadi dengan maksud agar Ketua Umum PB Perpani, Illiza Sa'aduddin mau menghargai penghargaan atlet terbaik Indonesia itu. Begitu juga dengan Menpora Zainudin Amali sebagai penanggung jawab olahraga Indonesia bisa memastikan keduanya tetap berada dalam pelatnas Olimpiade.

"Saya sangat menghargai pengorbanan Diananda. Dan, saya juga salut dengan Diananda yang lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dari pada kepentingan pribadi. Kini, penundaan pernikahan itu semakin panjang tatkala Olimpiade Tokyo yang semula direncanakan 2020 diundur menjadi 2021 akibat pandemi Covid 19. Terus terang, saya merasa berdosa jika bu Illiza Sa'aduddin tetap ngotot mempertahankan Surat Keputusan pencoretan ketiganya," ujar Rizal Barnadi.

"Saya juga berharap pak Zainudin Amali mau turun tangan untuk menyelesaikan polemik pelatnas Olimpiade sehingga tidak berkepanjangan dan ketiganya bisa tetap berada dalam pelatnas Olimpiade. Begitu juga dengan Denny Trisjanto bisa mendampingi ketiganya dalam menjalankan program latihan. Suasana pelatnas yang kondusif sangat penting dalam rangka meraih peluang medali di Olimpiade Tokyo 2021 nanti,' tambahnya.

Bukan hanya menunda pernikahan, Diananda juga menolak tawaran kontrak sponsor karena ingin konsentrasi di Olimpiade. Hal itu diungkapkan mantan atlet cricket DKI Jakarta, Nurul Sa'adah saat ditemui di Komplek Gelora Bung Karno Jakarta, baru-baru ini.

"Saya sempat menawarkan Diananda dan Riau Ega untuk menandatangani kontrak dengan sponsor usai SEA Games Manila 2019. Tapi, mereka menolaknya dengan alasan ingin konsetrasi latihan menghadapi Olimpiade," kata Nurul Sa'adah yang menjadi duta Sport Management University Leipzig, Jerman untuk kawasan Asia.

Anak Riau Ega menangis saar hendak dipegang.

"Saya sih beharap Diananda dan Riau Ega tetap berada di pelantas Olimpiade sehigga mampu mewujudkan keinginan untuk meraih prestasi terbaik di Tokyo nanti," tambah wanita cantik bererudung ini.

Yang lebih miris lagi, Riau Ega sampai tidak dikenal anak lelaki pertamanya yang berusia setahun karena terlalu lama menjalani latihan pelatda panahan di Surabaya. Sejak Januari higga April 2020, dia tidak pernah pulang ke Yogyakarta.

"Sakin lama di Pelatda sampai anaknya pun tak kenal. Waktu pulang ke rumahnya di Yogyakarta, anaknya ketakutan dan menangis saat hendak dipegang," kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.***


wwwwww