Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pak Jokowi, Negara Bisa Kolaps Nih, Setengah Lebih APBN Berasal dari Utang
Peristiwa
16 jam yang lalu
Pak Jokowi, Negara Bisa Kolaps Nih, Setengah Lebih APBN Berasal dari Utang
2
Berantas Cukong Pilkada, Gus Jazil Ajak Ribuan Warga Sumba Timur Pilih Paslon ULP-YHW
Politik
9 jam yang lalu
Berantas Cukong Pilkada, Gus Jazil Ajak Ribuan Warga Sumba Timur Pilih Paslon ULP-YHW
3
HNW: Bantuan Operasional Lembaga Pendidikan Islam Jangan Dipotong
MPR RI
17 jam yang lalu
HNW: Bantuan Operasional Lembaga Pendidikan Islam Jangan Dipotong
4
Imbang Lawan Qatar, Shin Tae Yong: Stamina Pemain Semakin Membaik
Sepakbola
23 jam yang lalu
Imbang Lawan Qatar, Shin Tae Yong: Stamina Pemain Semakin Membaik
5
Bus Sriwijaya Masuk Jurang Tewaskan 35 Penumpang, Pemilik Dijadikan Tersangka
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bus Sriwijaya Masuk Jurang Tewaskan 35 Penumpang, Pemilik Dijadikan Tersangka
6
Bima Sakti Panggil 30 Pemain Ikuti TC Timnas U 16
Sepakbola
23 jam yang lalu
Bima Sakti Panggil 30 Pemain Ikuti TC Timnas U 16
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Kecam Tindakan Kasar Banser Interogasi Kyai, Ulama NU: Sadarlah, Umat Islam Sedang Dibenturkan


Sabtu, 22 Agustus 2020 11:44 WIB

SURABAYA - Viralnya aksi ormas Banser menginterogasi kyai yang dituduh menyebarkan ajarah khilafah ditanggapi oleh ulama NU. Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Rembang, Pasusuran Jawa Timur.

Dalam video yang diunggah akun youtube NU Garis Lurus pada Selasa (22/8), ulama NU menyatakan tidak ridho dan mengecam tindakan Banser tersebut.

"Saya sebagai warga NU, keturunan asli orang NU, pendidikan dari SD-MTS sampai pondok pesantren adalah kultur pendidikan NU dan saya juga mengkaji kitab-kitab Ahlussunnah wal Jamaah. Saya sangat tidak ridho bahkan saya mengecam tindakan tidak sopan Banser yang dengan kasar menginterogasi dan memaksa seorang kyai membuat pernyataan. Padahal kyai tersebut belum diadili, belum disidang dan belum ditetapkan status hukumnya", ungkapnya.

Ia mengimbau umat Islam Indonesia untuk menjaga kerukunan umat beragama.

"Sadarlah wahai umat Islam, kerukunan umat beragama kita sedang dikoyak-koyak, karena kekuatan Islam di indonesia adalah kekuatan yang sangat dominan untuk keutuhan NKRI", terangnya.

Ia juga mengingatkan ormas Banser untuk menjaga perilaku dan tidak merusak citra para ulama.

"Jangan diulangi, tunjukkan akhlakul karimah, Banser adalah penjaga ulama. Jangan sampai menodai garis-garis khittah para ulama".***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Jawa Timur, Politik, Peristiwa

wwwwww