Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
2
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
20 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
3
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
20 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
4
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
Ekonomi
15 jam yang lalu
FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
5
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Peristiwa
20 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Ekonomi
18 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Spekulasi Sabotase, Arsul Sani Minta Mahfud MD Bentuk Tim Usut Kebakaran Kejagung

Spekulasi Sabotase, Arsul Sani Minta Mahfud MD Bentuk Tim Usut Kebakaran Kejagung
Minggu, 23 Agustus 2020 13:12 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi III Fraksi PPP DPR RI Arsul Sani meminta pemerintah dalam hal ini Menkopolhukam Mahfud MD untuk membentuk tim investigasi gabungan untuk menyelidiki kebakaran di Kejaksaan Agung.

Arsul mengatakan, tim investigasi ini berasal dari unsur Polri, Kejaksaan Agung, BIN dan instansi lainnya. "PPP meminta Pemerintah dalam hal ini paling tidak pada level Menkopolhukam untuk memberikan atensi khusus terhadap peristiwa kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan membentuk tim investigasi khusus," ujar Arsul kepada wartawan, Minggu (23/8).

Arsul menuturkan, tim investigasi khusus itu untuk menjawab spekulasi yang berkembang. Kebakaran kantor Kejaksaan Agung tidak luput dari dugaan sabotase karena kasus yang tengah ditangani korps Adhyaksa ini.

"Kebakaran total gedung utama Kejagung ini diakui telah menimbulkan spekulasi adanya unsur kesengajaan yang dikaitkan dengan penanganan kasus tertentu," kata Sekjen PPP ini.

Arsul mengatakan, spekulasi kebakaran tersebut disengaja belum bisa dibantah maupun dikonfirmasi. Sebelum adanya penyelidikan yang kredibel.

"Tentu pada saat ini kita tidak bisa membenarkan atau membantah spekulasi tersebut sebelum penyelidikan yang kredibel dan berbasis ilmu dan teknologi kebakaran gedung dilakukan," ucapnya.

Menurut Arsul, peristiwa ini tentu akan diangkat dalam rapat kerja pengawasan Komisi III DPR RI dengan Jaksa Agung.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, DKI Jakarta

wwwwww