Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Buruh Kembali Demo Hari Ini, 5.800 Personel TNI-Polri Disiagakan di Gedung DPR

Buruh Kembali Demo Hari Ini, 5.800 Personel TNI-Polri Disiagakan di Gedung DPR
Ilustrasi. (Net)
Selasa, 25 Agustus 2020 11:47 WIB
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyiapkan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa massa buruh, petani hingga pedagang kaki lima (PKL) di depan Gedung DPR pagi ini. Total personel dikerahkan mencapai 5 ribu lebih.

"Kami ada 5.800 personel gabungan antara TNI-Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ketika dihubungi wartawan, Selasa (25/8/2020).

Yusri mengatakan 5.800 personel tersebut juga akan dibantu dari tim Satpol PP serta Dishub DKI. Dia mengatakan pihaknya siap mengamankan demo hari ini dengan menerapkan pendekatan persuasif dan humanis.

Yusri mengimbau aksi massa berjalan dengan tertib dan aman. Polisi akan menindak tegas jika ada penyusup yang merusuh di demo. "Kita mengharapkan yang demo bisa tertib, jangan sampai mengganggu ketertiban atau kegiatan masyarakat. Kita upayakan, antisipasi pendemo ini dari orang-orang yang coba buat rusuh," papar Yusri.

"Tim terus bergerak juga ya, kita lidik semua kalau ada yang coba-coba mau bikin kerusuhan, kita amankan," sambungnya.

Seperti diketahui, Presiden KSPI Said Isal mengatakan pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa guna menolak pengesahan draft RUU Cipta Kerja yang diserahkan DPR ke pemerintah hari ini. Menurutnya, ada total puluhan ribu buruh yang akan turun di depan DPR RI hari ini.

"Sekitar puluhan ribu di DPR RI dan Kemenko Perekonomian dan ribuan lainnya di 20 provinsi serempak," kata Presiden KSPI Said Iqbal kepada wartawan, Senin (24/8).

Said mengatakan buruh akan melakukan aksi sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka akan langsung ke lokasi di depan Gedung DPR dan Kemenko Perekonomian.

"Jam 10.00 WIB di DPR RI. Sekitar 500-1000 orang di Kemenko Perekonomian pukul 10.00 WIB," ucap Said.

Selain massa buruh, sejumlah elemen massa dari petani dan PKL juga akan melakukan unjuk rasa. Dilansir Antara, Selasa (25/8/2020), massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang akan melibatkan buruh dari sejumlah elemen Serikat Pekerja di wilayah Jabodetabek bakal menggelar demo di DPR. Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar S Cahyono, dalam keterangan tertulis, menyatakan aksi digelar pukul 10.30 WIB.

Massa akan berkumpul di depan Gedung TVRI, Jakarta Pusat, lalu bergerak dengan jalan kaki menuju Gedung DPR RI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, Kriminal, Metropolitan, Voli, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww