Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
5 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
3
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
6 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
4
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
DPR RI
21 jam yang lalu
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Charis Yulianto Coba Kembalikan Permainan Keras Arema FC

Charis Yulianto Coba Kembalikan Permainan Keras Arema FC
Kamis, 27 Agustus 2020 18:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Jelang bergulir kembali Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 Oktober mendatang, Asisten Pelatih Arema FC, Charis Yulianto yang sementara memegang kendali tim coba mengembalikan karakter permainan keras Tim Singo Edan. 

Sebagai mantan pemain Arema FC, sedikit banyak Charis memang mengenal karakter permainan tim yang berdiri 11 Agustus 1987 itu.

Saat latihan rutin Rabu (26/08/2020) pagi Charis banyak memberi instruksi pada Hendro Siswanto dkk untuk berani berduel dan bermain lugas.

“Saya berusaha mengembalikan karakter pemain belakang Arema yang kuat, lugas, keras, dan tidak mau kalah pada saat melakukan duel,” kata Charis.

Selain fokus mengembalikan karakter permainan tim, Charis mencoba membenahi cara bertahan Arema FC dan juga antisipasi bola-bola crossing. 

Charis menilai dari tiga laga Liga 1 2020 yang dilalui oleh Arema FC, timnya masih lemah dalam antisipasi bola-bola crossing dan cara bertahan.

“Hari-hari ini kita fokus cara bertahan pemain belakang dalam mengantisipasi bola-bola crossing. Disamping evaluasi tiga pertandingan awal, fokus kami di minggu ini juga untuk membenahi organisasi pertahanan,” imbuhnya.

Saat ini salah satu pemain asing mereka yang menjadi pilar pertahanan tim, Matias Malvino belum bergabung dengan tim. Untuk sementara mantan asisten pelatih Borneo FC itu memaksimalkan pemain yang saat ini sudah bergabung dengan tim.

“Ya kami tetap fokus memaksimalkan pemain yang ada. Meskipun pemain asing tetap kami butuhkan,” tandasnya. ***


wwwwww