Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Minta Bantuan Dukun Setelah Putus Cinta, Gadis 16 Tahun Malah Dicabuli 2 Kali

Minta Bantuan Dukun Setelah Putus Cinta, Gadis 16 Tahun Malah Dicabuli 2 Kali
Ilustrasi korban pencabulan. (int)
Kamis, 27 Agustus 2020 15:45 WIB

OKI - Gara-gara percaya kepada dukun, seorang gadis berusia16 tahun di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi korban pencabulan dua kali.

Dikutip dai inews.id, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupesssy melalui Kassubbag Humas AKP Iriansyah, membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya telah mengamankan pelaku berinisial AW (40).

Dituturkan Iriansyah, pencabulan pertama terjadi pada Kamis 20 Agustus 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban yang hanya tinggal dengan neneknya ini bercerita kepada pelaku kalau dirinya ingin berobat karena putus cinta dengan pacarnya.

''Hal itu ternyata dimanfaatkan pelaku dengan dalih bisa membantu mengobati korban, sampai terjadilan tindakan cabul itu. Korban hanya bisa pasrah karena menurut pelaku hal yang dilakukannya merupakan syarat pengobatan,'' kata Iriansyah, Selasa (25/8/2020).

Merasa aksi pertamanya berjalan lancar, pelaku kemudian mengulangi aksinya pada Jumat 21 Agustus 2020 sekitar pukul 21.30 WIB di rumah nenek korban.

Namun, kedatangannya kali ini dicurigai tetangga korban dan langsung melakukan pengintaian.

''Warga mengintip ulah pelaku melalui celah dinding kamar rumah korban. Dari sanalah aksi cabul pelaku ini berhasil terbongkar,'' kata Iriansyah.

Pada saat aksinya diketahui warga, pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya di rumah korban. Selanjutnya, koban didampingi sejumlah warga melaporkan kejadian ini ke polisi.

''Setelah melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap saat berada di rumahnya pada Senin 24 Agustus 2020 sekitar pukul 21.30 WIB,'' katanya.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku telah dua kali melakukan tindakan cabul kepada korban. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Polsek Lempuing guna proses hukum lebih lanjut. ***

Editor:hasan b
Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww