Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
DPR RI
13 jam yang lalu
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
2
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
Politik
17 jam yang lalu
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
3
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
Peristiwa
21 jam yang lalu
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
4
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
DPR RI
16 jam yang lalu
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
5
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
6
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Peristiwa
17 jam yang lalu
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Khofifah Ingin Gelar Konser Ari Lasso, Gugus Tugas Ingatkan Jauhi Kerumunan

Khofifah Ingin Gelar Konser Ari Lasso, Gugus Tugas Ingatkan Jauhi Kerumunan
Jum'at, 28 Agustus 2020 15:44 WIB
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan Gubernur Jawa Timur Khiofifah Indar Parawansa untuk menghindari acara-acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Hal ini disampaikan Wiku menanggapi rencana Khofifah dan mantan Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menggelar konser di masa pandemi Covid-19.

"Kami perlu sampaikan saat ini masih pandemi, jadi berbagai aktivitas yang bisa dicegah terutama yang berpotensi terjadinya kerumunan sebaiknya itu dihindari untuk terjadinya kerumunan," jelas Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (27/8).

Menurut dia, saat ini masih banyak masyarakat yang belum cukup disiplin dalam memakai masker di tengah kerumunan. Dia menilai potensi penularan virus Covid-19 masih mungkin terjadi meskipun konser digelar di area terbuka.

"Dalam melakukan aktivitas sosial ekonomi termasuk konser atau apapun bentuknya yang melibatkan banyak orang di tempat meskipun terbuka yang sepertinya ventilasi udara tidak masalah tapi potensi terjadinya kerumunan, tidak mampu untuk menjaga jarak potensi terjadinya tinggi," tuturnya.

"Inilah yang harus kita hindari bersama. Mari kita berusaha untuk menjaga penularannya betul betul ditekan rendah," sambung Wiku.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mantan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berencana menggelar konser di era tatanan normal baru yang akan menghadirkan Ari Lasso. Konser itu dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2020.

"Ini uji coba pertama di Indonesia dan kebetulan Jatim dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan," kata Khofifah usai bertemu dengan Gus Ipul di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Senin malam, seperti dikutip dari Antara, ditulis Selasa 25 Agustus 2020.

Dia menuturkan pergelaran konser nantinya dipastikan dengan format protokol kesehatan ketat. Misalnya, membatasi jumlah penonton, pembelian tiket daring, wajib bermasker hingga jaga jarak.

Konsere rencananya digelar di panggung terbuka di area wisata Ngopibareng Pintu Langit di Desa Ledug, Kabupaten Pasuruan, milik Gus Ipul. Melalui gelaran tersebut, Khofifah berharap industri kreatif dan seni kembali menggeliat, tetapi dengan sangat kehati-hatian karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

"Jadi, ini bertahap, lalu bertingkat dan berlanjut. Penjualan tiketnya secara daring, kapasitas hanya 1.200 orang sampai 1.300 orang dari kapasitas normal mencapai 13 ribu orang, dan digelar sore hari di alam terbuka," ujar dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, GoNews Group, DKI Jakarta, Jawa Timur

wwwwww