Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
18 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
2
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
Peristiwa
12 jam yang lalu
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
3
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
4
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
GoNews Group
11 jam yang lalu
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
5
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
Hukum
15 jam yang lalu
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
6
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Politik
15 jam yang lalu
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Home  /  Berita  /  Nasional

Sasarannya 15,7 Juta Pekerja, Subsidi Gaji Baru Disalurkan kepada 2,5 Juta Rekening, Sisanya Kapan?

Sasarannya 15,7 Juta Pekerja, Subsidi Gaji Baru Disalurkan kepada 2,5 Juta Rekening, Sisanya Kapan?
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. (garudanews)
Jum'at, 28 Agustus 2020 10:34 WIB

JAKARTA - Sebanyak 15,7 juta pekerja di Tanah Air menjadi sasaran penerima subsidi gaji selama empat bulan sebesar Rp600.000/bulan. Subsidi ini dibayarkan dua kali, masing-masing Rp1.200.000.

Dikutip dari Okezone.com, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah Ida menyebutkan, tahap pertama sudah disalurkan kepada 2,5 juta rekening pekerja berdasarkan data penerima bantuan yang disetor BPJS Ketenagakerjaan yang sudah dicek ulang Kementerian Ketenagakerjaan.

''Pada Senin, 24 Agustus 2020 lalu, kami telah menerima 2,5 juta data calon penerima yang telah divalidasi dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai batch pertama penerima bantuan subsidi upah atau gaji. Data tersebut kemudian kami cek kelengkapannya sesuai dengan syarat dan kriteria yang diatur dalam permenaker untuk meminimalkan risiko administrasi dan agar tepat sasaran,'' kata dia dikutip Jumat (28/8/2020).

Ida mengungkapkan, bahwa sasaran penerima subsidi gaji adalah 15,7 juta pekerja. Data terakhir, BPJS Ketenagakerjaan telah berhasil mengumpulkan 13,8 juta rekening pekerja atau 88% dari target.

''Sedangkan data yang sudah divalidasi dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kriteria Permenaker sejumlah 10,8 juta orang atau 69% dari target,'' katanya.

Penyaluran subsidi gaji akan dilakukan secara bertahap. Di mana ditargetkan seluruh sasaran 15,7 juta pekerja sudah menerimanya pada akhir September. Karena itu, Ida mendorong agar BPJS Ketenagakerjaan dapat segera menuntaskan verifikasi dan validasi data penerima.

''Kami terus mendorong agar seluruh target penerima bantuan subsidi upah atau gaji dapat dipenuhi BPJS Ketenagakerjaan paling lambat akhir September 2020,'' ungkapnya.*** 

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Nasional
wwwwww