Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020

Tim Garuda Unggul 2-0 dari Tim Banteng

Tim Garuda Unggul 2-0 dari Tim Banteng
Anthony Sinisuka Ginting
Rabu, 02 September 2020 21:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Garuda sementara unggul 2-0 dari tim Banteng di laga hari kedua PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. Poin pertama tim Garuda dipersembahkan oleh Anthony Sinisuka Ginting yang berhasil menaklukkan Shesar Hiren Rhustavito, dengan skor 21-23, 21-10, 21-14.

Pertandingan kedua tunggal putra ini berlangsung seru dari game pertama, mereka saling berkejaran angka hingga terjadi setting. Namun di game kedua, Shesar terpeleset dan sejak saat itu penampilannya menurun. Sebaliknya, Anthony bisa memafaatkan keadaan ini dan ia semaki mantap bermain di polanya.

“Puji Tuhan bisa menyelesaikan perandingan tadi dengan nggak ada cedera. Saya juga tadi tanya Shesar kondisi dia gimana karena saya lihat dia tadi jatuh, tapi katanya tidak apa-apa,” ujar Anthony setelah pertandingan.

“Di game pertama saya masuk ke ritme permainan Shesar, lebih banyak kasih dia bola netting. Sehingga memberi dia kesempatan untuk menyerang. Di game kedua dan ketiga saya mencoba untuk mencuri-curi serangan” jelas Anthony ketika ditanya soal permainan.

Anthony juga mengatakan bahwa ia pernah merasakan di posisi Shesar yang terpeleset di tengah bertanding. Ini tentunya menjadi kendala bagi seorang pemain karena ia jadi sering ragu-ragu.

Mengevaluasi penampilannya kemarin saat harus menyerah di tangan Jonatan Christie, Anthony mengatakan kali ini ia lebih menjaga fokus dan menajamkan strateginya di poin-poin akhir.

"Lewat simulasi ini, saya jadi bisa ingat-ingat apa lagi yang perlu dipersiapkan di pertandingan beregu. Seperti misalnya mental bertanding atau kekompakan tim," sebut Anthony.

Di partai kedua, pasangan muda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil mengalahkan senior mereka, Hendra Setiawa/Mohammad Ahsan, dengan skor 21-15, 21-16. Dengan hasil ini, tim Garuda kian unggul 2-0. 

wwwwww