Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

DPR Apresiasi Nota Protes Kemenlu terkait Pembakaran Alquran dan Publikasi Kartun Rasulullah

DPR Apresiasi Nota Protes Kemenlu terkait Pembakaran Alquran dan Publikasi Kartun Rasulullah
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin. (Foto: Ist./Dok.Pribadi)
Jum'at, 04 September 2020 21:49 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin, mengapresiasi nota protes Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terkait Pembakaran Alquran Swedia dan Denmark, serta publikasi kembali kartun Nabi Muhammad oleh tabloid Charlie Hebdo di Prancis.

"Umum dipahami bahwa Alquran dan Nabi Muhammad adalah dua hal yang sangat sakral bagi kaum Muslimin. Sehingga tindakan yang dilakukan oleh oknum masyarakat di Swedia dan Denmark, serta tabloid Charlie Hebdo di Prancis tidak bisa diartikan lain selain sebuah provokasi berbahaya yang bisa saja mengancam situasi keamanan dunia," Kata Azis Syamsuddin dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Azis Syamsuddin menilai, bahwa Dunia saat ini sedang dilanda bencana Pandemi Covid 19 yang berdampak pada hampir semua sektor kehidupan umat manusia. Dalam kondisi seperti ini, dunia membutuhkan situasi yang kondusif dan kerjasama serta Gotong royong. Bukan justru melakukan hal hal yang menimbulkan provokasi, yang dapat melahirkan situasi tidak kondusif dan bahkan konflik dalam skala besar.

"Saya menghimbau masyarakat khususnya di Tanah Air agar tidak terpancing dengan tindakan provokatif yang dilakukan sejumlah oknum tidak bertanggungjawab di Swedia, Denmark dan Prancis. Pemerintah RI melalui Kemenlu sudah melayangkan kecaman dan protes terhadap aksi tersebut. Kita percaya, Pemerintah Negara Swedia, Denmark dan Prancis dapat segera menjalankan proses hukum yang berlaku di negara tersebut, terhadap para pelaku," tutup politisi Golkar itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Basket, Nasional, Metropolitan
wwwwww