Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
21 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
4
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
20 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
5
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
15 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
6
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
15 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Home  /  Berita  /  Politik

PDIP Dihujat, Hasto: Kita Akui, Masyarakat Sumbar Berkarakter, Kritis, dan Rajin Menuntut Ilmu

PDIP Dihujat, Hasto: Kita Akui, Masyarakat Sumbar Berkarakter, Kritis, dan Rajin Menuntut Ilmu
Jum'at, 04 September 2020 02:05 WIB

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) berkarakter terbuka.

Selain itu, masyarakat Sumbar juga dikenal religius, kritis, dan rajin menuntut ilmu.

"Tidak hanya perpandangan terbuka, masyarakat Sumbar itu dikenal religius, kritis, rajin menuntut ilmu, dan tradisi kebudayaan yang luar biasa," kata Hasto di Jakarta, Kamis (3/9/2020) usai partainya dihujat masyarakat Sumbar, akibat pernyataan Puan Maharani.

Hasto mencontohkan restoran Padang menjadi ikon makanan nasional Indonesia, bahkan diterima di seluruh penjuru Nusantara.

"Dengan diterimanya makanan Padang secara luas, patut disyukuri dan menjadikan masyarakat Sumatera Barat juga terbuka bagi seluruh warga bangsa. Inilah hebatnya Indonesia. Pancasila menjadi pemersatu dan jiwa kepribadian bangsa," ujar Hasto.

Hasto yang bersahabat dekat secara pribadi dengan tokoh PKS seperti almarhum KH Yusuf Supendi, dan sekaligus tokoh muda nasional Fahri Hamzah, menyampaikan bahwa PDI-P memberi penghormatan tinggi kepada pahlawan bangsa termasuk asal Sumbar. 

"PDI Perjuangan sangat menghormati para pahlawan bangsa, termasuk yang berasal dari Minang," ucap Hasto.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Beritasatu.com
Kategori:Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww