Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
19 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
17 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
17 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
Olahraga
13 jam yang lalu
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
5
Bali United FC Waspadai Hari Nur
Sepakbola
14 jam yang lalu
Bali United FC Waspadai Hari Nur
6
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Politik
13 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Kelelahan, Ketua DPRD Meninggal di Kamar Hotel Saat Menginap bersama Janda

Kelelahan, Ketua DPRD Meninggal di Kamar Hotel Saat Menginap bersama Janda
Didin Nurohmat, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Banten ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Merilyn, Serpong Utara, Tangsel, Minggu (6/9/2020).
Selasa, 08 September 2020 01:45 WIB

LEBAK - Diduga alami kelelahan, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Didin Nurohmat (37), meningg dunia dalam kamar Hotel Marilyn, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Ahad (6/9/2020), sekitar pukul 04.00 WIB.


Dikutip dari Okezone.com, pihak hotel maupun rekannya di Partai Gerindra, sempat memberi keterangan, bahwa Didin check in pada Sabtu, 5 September, sekira pukul 22.16 WIB, seorang diri. Lalu sekira pukul 02.00 WIB, Didin mengeluh sakit dan menghubungi resepsionis hotel.

Namun pihak kepolisian mengungkapkan, Didin tak sendirian menginap, melainkan ditemani seorang wanita berinisial LL (28). LL lah yang kemudian menghubungi resepsionis hotel sekira pukul 02.00 WIB dan memberitahukan bahwa Didin membutuhkan pertolongan medis darurat.

''Jadi kronologisnya saat almarhum bersama rekannya (LL) menginap di sana, di hotel, pada jam 10 malam masuk, jam dua malam mengeluh, karena dadanya. Kemudian rekannya menghubungi petugas front office, dan dihubungi rumah sakit, kurang lebih jam 4 subuh ada bantuan medis yang melakukan pemeriksaan di sana. Setelah itu korban dinyatakan meninggal dunia,'' kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan, kepada Okezone, Senin (7/9/2020).

Dilanjutkan Iman, pihaknya telah meminta keterangan beberapa saksi, seperti resepsionis hotel dan LL. Namun begitu, polisi enggan merinci apa hubungan antara korban dengan LL yang tidur menemaninya di kamar hotel.

''Iya teman. Tapi kita belum bisa menyimpulkan apakah pacar, istri, atau mungkin dia rekan kerja itu masih kita dalami,'' ucap Iman.

Iman mengaku, pihaknya tidak melakukan penyelidikan mendalam apakah ditemukan cairan tertentu di kasur dan selimut yang ditiduri korban. Diduga obat yang ditemukan di dalam kamar itu adalah obat untuk meningkatkan stamina, meskipun tak secara spesifik dijelaskan pihak kepolisian.

''Oh tidak, kita tidak melakukan (penyelidikan) ke sana. Iya ada resep obat, secara spesifik saya harus cek lagi. Yang jelas bahwa sampai saat ini pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pada saat sebelum meninggal, ada penanganan medis atas keluhan yang dirasakan oleh almarhum pada dini hari,'' tukas Iman.

Informasi yang dihimpun, LL berstatus janda. Profesinya tercatat sebagai seorang perawat. Dia beralamat di Kampung Bongkok, Maja, Kabupaten Lebak, Banten.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:okezone.com
Kategori:Umum, Peristiwa, Jawa Barat

wwwwww