Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MPR: Museum Memiliki Kemampuan untuk Membangkitkan Nasionalisme
Pendidikan
24 jam yang lalu
MPR: Museum Memiliki Kemampuan untuk Membangkitkan Nasionalisme
2
Persita Tangerang Diliburkan Usai Latihan Game Internal
Sepakbola
24 jam yang lalu
Persita Tangerang Diliburkan Usai Latihan Game Internal
3
Siswa SMP Gantung Diri Setelah Keluhkan Banyaknya Tugas dari Guru Selama PJJ
Pendidikan
17 jam yang lalu
Siswa SMP Gantung Diri Setelah Keluhkan Banyaknya Tugas dari Guru Selama PJJ
4
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
Umum
16 jam yang lalu
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
5
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
Peristiwa
15 jam yang lalu
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
6
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
Peristiwa
13 jam yang lalu
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
Home  /  Berita  /  Politik

Pemilih TMS Masuk Daftar Pemilih Pilkada 2020

Pemilih TMS Masuk Daftar Pemilih Pilkada 2020
Ketua Bawaslu RI, Abhan. (Istimewa)
Kamis, 10 September 2020 15:10 WIB

JAKARTA - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan, mengungkapkan, ada ribuan pemilih tidak memenuhi syarat yang masuk dalam daftar pemilih model A-KWK Pilkada 2020.

"Hasil pengawasan, ada ribuan pemilih TMS di pemilu 2019 yang masuk ke daftar pemilih model A-KWK di Pilkada saat ini," kata Abhan dalam rapat dengan Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Selain itu, kata Abhan, audit yang telah dilakukan Bawaslu juga menemukan ada puluhan rumah yang tak didatangi petugas pencoklitan. Sehingga, "Bawaslu dalam hal ini Panwascam merekomendaskan perbaikan kepada PPK. Dengan melampirkan daftar nama pemilih,". 

Selain itu, Bawaslu juga menemukan adanya potensi Calon Tunggal di 28 Kabupaten/Kota. Terhadap hal ini, kata Abhan, Bawaslu telah merekomendasikan agar KPU memberi perhatian khusus dalam menjaga kondusifitas dan menjamin pelaksanaan Pilkada yang terikat dengan protokol kesehatan dan pembatasan sosial.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, DPR RI, Nasional, Politik
wwwwww