Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Setelah 3 Hari Ngamar di Hotel, Wanita Bersuami Dianiaya Selingkuhan, Begini Ceritanya

Setelah 3 Hari Ngamar di Hotel, Wanita Bersuami Dianiaya Selingkuhan, Begini Ceritanya
Ilustrasi. (int)
Jum'at, 11 September 2020 00:47 WIB

SEMARANG -- Seorang wanita berinisial IF (24), babak belur setelah dianiaya pria selingkuhannya, BS (30), di salah satu hotel di Semarang, Jawa Tengah.

Dikutip dari Inews.id, Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, penganiayaan itu bermula ketika BS mengajak korban untuk menikah dengan catatan harus menceraikan pasangan masing -masing.

Ternyata, setelah BS menceraikan istrinya, IF belum juga meminta cerai kepada suaminya.

''Tersangka akhirnya membawa korban korban dari tempat kerja selama 3 hari dan menganiaya menggunakan sepatu. Selama di kamar hotel tersangka bahkan sempat beberapa kali menyetubuhi korban,'' kata Gatot, kemarin.

Dituturkan Gatot, korban yang beralasan ingin pulang untuk menggugat cerai sang suami, akhirnya berhasil kabur dari cengkraman tersangka.

Selanjutnya korban melaporkan penganiayaan yang menimpa dirinya ke polisi. Atas laporan tersebut, polisi pun bergerak menangkap pelaku.

Setelah ditangkap, kepada polisi, BS mengaku menganiaya korban karena sakit hati lantaran korban tak menceraikan suaminya. Padahal dia sudah menceraikan istrinya.

''Saya telah terlanjur menceraikan istri sah saya demi bisa hidup bersama dia. Saya juga kesal dengan ikrar yang diingkari dia,'' kata BS.

''Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 332 Ayat (1) ke 2E KUHP tentang melarikan perempuan dengan tipu muslihat dan kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,'' tandasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww