Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
23 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
22 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Kriminal

Ponpes dan TPQ Rokan Hulu, Hari Ini Terima Dana Operasional dari Kemenag Rp 1 Miliar

Ponpes dan TPQ Rokan Hulu, Hari Ini Terima Dana Operasional dari Kemenag Rp 1 Miliar
Sabtu, 12 September 2020 19:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad, menyalurkan dana operasional untuk Pondok Pesantren dan tamaan baca al-quran (TPQ) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebesar Rp 1 miliar.

Saat menyerahan bantuan dana operasional itu, Achmad didamping Kakanmenag Kabupaten Rohul dan diberikan secara simbolis kepada pemilik Pondok Pesantren di di Convention Hall Islamic Center (CHIC), Pasir Pengaraian, Sabtu (12/9/2020).

"Ini anggaran pusat dari APBN yang saya usulkan sebagai anggota Komisi VIII kepada Kemenag RI sebagai mitra kami di DPR RI. Alhamdulillah apa yang menjadi perhatian kita dikabulkan," kata Achmad melalui pesan singkat, Sabtu (12/9/2020).

Anggota DPR dari Fraksi Demokrat ini melanjutkan, bantuan yang diberikan berupa uang tunai dengan jumlah yang berbeda-beda setiap Pondok Pesantren maupun TPQ.

"Jadi disesuaikan kondisi dan kemampuan setiap sekolah. Kita pastikan semua kebagian. Meskipun nominal tidak sama setidaknya bisa membantu mereka dalam kondisi sulit sekarang ini," ucap mantan Bupati Rohul dua periode itu.

Achmad berjanji, akan terus memperjuangkan sekolah berbasis Islam agar mendapat perhatian yang sama dengan sekolah umum, supaya generasi masa depan dekat dengan Islam dan mencintai agamanya ditengah arus globalisasi seperti sekarang. "Tujuan kita membentengi anak dan generasi bangsa kita dengan akhlak yang mulia. Kita tidak ingin anak cucu kita tergerus arus globalisasi yang bebas sekarang ini. Namun kita juga tidak ingin mereka tertinggal oleh zaman," tandasnya. 

"Harapan kita Pondok Pesantren dan sekolah berbasis Islam mampu bersaing dengan sekolah umum lainnya," tutupnya.***

wwwwww