Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
16 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
2
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
Peristiwa
11 jam yang lalu
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
3
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
4
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
GoNews Group
9 jam yang lalu
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
5
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
Hukum
14 jam yang lalu
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
6
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Politik
14 jam yang lalu
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Home  /  Berita  /  DPR RI

Ponpes dan TPQ Rokan Hulu, Hari Ini Terima Dana Operasional dari Kemenag Rp 1 Miliar

Ponpes dan TPQ Rokan Hulu, Hari Ini Terima Dana Operasional dari Kemenag Rp 1 Miliar
Sabtu, 12 September 2020 19:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad, menyalurkan dana operasional untuk Pondok Pesantren dan tamaan baca al-quran (TPQ) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebesar Rp 1 miliar.

Saat menyerahan bantuan dana operasional itu, Achmad didamping Kakanmenag Kabupaten Rohul dan diberikan secara simbolis kepada pemilik Pondok Pesantren di di Convention Hall Islamic Center (CHIC), Pasir Pengaraian, Sabtu (12/9/2020).

"Ini anggaran pusat dari APBN yang saya usulkan sebagai anggota Komisi VIII kepada Kemenag RI sebagai mitra kami di DPR RI. Alhamdulillah apa yang menjadi perhatian kita dikabulkan," kata Achmad melalui pesan singkat, Sabtu (12/9/2020).

Anggota DPR dari Fraksi Demokrat ini melanjutkan, bantuan yang diberikan berupa uang tunai dengan jumlah yang berbeda-beda setiap Pondok Pesantren maupun TPQ.

"Jadi disesuaikan kondisi dan kemampuan setiap sekolah. Kita pastikan semua kebagian. Meskipun nominal tidak sama setidaknya bisa membantu mereka dalam kondisi sulit sekarang ini," ucap mantan Bupati Rohul dua periode itu.

Achmad berjanji, akan terus memperjuangkan sekolah berbasis Islam agar mendapat perhatian yang sama dengan sekolah umum, supaya generasi masa depan dekat dengan Islam dan mencintai agamanya ditengah arus globalisasi seperti sekarang. "Tujuan kita membentengi anak dan generasi bangsa kita dengan akhlak yang mulia. Kita tidak ingin anak cucu kita tergerus arus globalisasi yang bebas sekarang ini. Namun kita juga tidak ingin mereka tertinggal oleh zaman," tandasnya. 

"Harapan kita Pondok Pesantren dan sekolah berbasis Islam mampu bersaing dengan sekolah umum lainnya," tutupnya.***

wwwwww