Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
24 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
24 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
24 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  MPR RI

Bamsoet: Menjalankan Protokol Kesehatan Bagian dari Sikap Bela Negara

Bamsoet: Menjalankan Protokol Kesehatan Bagian dari Sikap Bela Negara
Sabtu, 12 September 2020 17:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama keluarga besar Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) menekankan kepatuhan setiap warga negara dalam menjalankan protokol kesehatan melawan pandemi Covid-19, merupakan bagian dari sikap bela negara.

Memiliki kader yang tersebar hingga ke berbagai pelosok pedesaan, serta bermodalkan sikap disiplin yang telah ditanamkan para orang tua TNI-Polri sejak kecil, kader FKPPI akan menjadi bagian dari pemasifan Gerakan Memakai Masker yang digagas Presiden Joko Widodo, guna menyadarkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 tak boleh disikapi dengan main-main.

"Sebelum berbicara lebih jauh tentang proxy war, ancaman nir-militer, perang dagang Amerika-Tiongkok, ketegangan di Timur Tengah yang tak juga mereda, hingga konstelasi antara Rusia dengan Turki, dunia juga dihadapi persoalan yang tak kalah genting akibat pandemi Covid-19. Musuh bernama virus Covid-19 berada di depan mata kita semua. Menuntut semua warga dunia, termasuk Indonesia, ambil bagian dalam melawannya," ujar Bamsoet saat menghadiri HUT ke-42 FKPPI secara virtual bersam Ketua Umum Keluarga Besar FKPPI, di Jakarta, Sabtu (12/9/20).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan, secara total kasus poitif Covid-19 di Indonesia hingga 11 September 2020 sudah mencapai 210.940. Indonesia berada di urutan ke-23 negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak dunia. Pasien positif yang masih di rawat mencapai 52.179, meninggal sebanyak 8.544, dan sembuh sebanyak 150.217.

"Sementara secara global, kasus positif Covid-19 di dunia sudah menembus 28.659.610, meninggal sebanyak 919.715, dan sembuh sebanyak 20.585.981. Kasus terbanyak berada di Amerika Serikat dengan jumlah positif Covid-19 mencapai 6,6 juta, kemudian India sebanyak 4,6 juta, Brazil sebanyak 4,4 juta, dan Rusia sebanyak 1,05 juta. Data berbicara, laju penyebaran Covid-19 di dunia maupun Indonesia belum ada tanda-tanda penurunan," papar Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini menegaskan, diperlukan kesadaran setiap anak bangsa untuk taat menjalankan protokol kesehatan agar laju penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Sehingga, aktivitas ekonomi dan sosial tak terlalu terhambat.

"Kemungkinan besar vaksinasi baru bisa dilakukan di awal tahun 2021. Masih ada sekitar 3-4 bulan lagi bagi kita untuk bersama-sama berjuang melawan virus Covid-19. Karena itu, memasuki usia ke-42 tahun di tahun 2020 ini, seluruh kader FKPPI tak boleh lengah serta harus menjadi bagian dalam perang melawan Covid-19. Jadilah Duta Pencegahan Covid-19 yang baik. Ingatkan saudara dan lingkungan terdekat untuk mentaati protokol kesehatan. Ketaatan tersebut bisa menyelamatkan nyawa kita semua," pungkas Bamsoet.***

wwwwww