Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Gerak Cepat Tangkap Gus Nur, Bagaimana Kasus Denny Siregar & Abu Janda
Hukum
24 jam yang lalu
Polisi Gerak Cepat Tangkap Gus Nur, Bagaimana Kasus Denny Siregar & Abu Janda
2
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
Olahraga
11 jam yang lalu
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
3
MPR: Sumpah Pemuda 1928 Relevan sampai Kapanpun
Nasional
19 jam yang lalu
MPR: Sumpah Pemuda 1928 Relevan sampai Kapanpun
4
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
Politik
10 jam yang lalu
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
5
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
Ekonomi
17 jam yang lalu
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
6
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Kesehatan
15 jam yang lalu
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Home  /  Berita  /  MPR RI

Junaidi Auly Tegaskan Ulama adalah Pemersatu Bangsa

Junaidi Auly Tegaskan Ulama adalah Pemersatu Bangsa
Foto: Ist.
Selasa, 22 September 2020 20:06 WIB
JAKARTA - "Peran ulama bukan hanya sebagai guru yang mengajak pada kebaikan. Lebih dari itu, peran ulama sangat penting yaitu menjadi pemersatu bangsa dengan menjaga keutuhan dan persatuan bangsa," kata Anggota MPR RI, Junaidi Auly.

Pernyataan itu disampaikan Junaidi, menyusul terjadinya beberapa kasus penyerangan fisik seperti penusukan terhadap ulama dan muballigh di Indonesia, dalam tiga tahun terakhir. Insiden yang menimpa Syekh Ali Jaber di Lampung, menjadi peristiwa teranyar yang menyita perhatian publik.

Dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di Desa Raman Endra, Raman Utara, Lampung Timur, Selasa (22/9/2020), Junaidi mengatakan, secara historis ulama juga memiliki andil yang besar dalam merebut kemerdekaan hingga negara ini menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, Junaidi berharap negara hadir dan memberikan perhatian serius dalam perlindungan Ulama atau tokoh agama manapun.

Politisi PKS itu mengatakan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali, harus ada regulasi yang menjamin perlindungan terhadap tokoh agama. Hal itu penting karena tokoh agama berhak memperoleh perlindungan dari tindakan kekerasan baik fisik maupun non fisik dan juga persekusi, karena eksistensi mereka sangat strategis dalam memberikan pemahaman tentang kerukunan antar umat beragama.

Selain itu, Aleg PKS asal Lampung ini menegaskan bahwa empat pilar harus dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh kita sebagai anak bangsa dan harus dilengkapi dengan menghidupkan nilai-nilai agama sehingga tidak muncul lagi aksi kejahatan yang merugikan masyarakat.

"Pancasila harus beriringan dengan nilai agama dalam menjalani kehidupan agar radikalisme, terorisme dan kejahatan lainnya tidak lagi berkembang di negeri ini," tutup Junaidi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Lampung, DKI Jakarta, GoNews Group, MPR RI, Nasional
wwwwww