Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
Olahraga
16 jam yang lalu
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
2
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
Politik
16 jam yang lalu
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
3
Di HUT ke-56, Golkar Nyatakan Kesetiaan Dukung Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin
Nasional
15 jam yang lalu
Di HUT ke-56, Golkar Nyatakan Kesetiaan Dukung Pemerintahan Jokowi - Maruf Amin
4
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
Ekonomi
23 jam yang lalu
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
5
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Kesehatan
21 jam yang lalu
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
6
Setelah Dikritik Cucunya, Luhut Akui Ada Kekurangan di Omnibus Law
Peristiwa
20 jam yang lalu
Setelah Dikritik Cucunya, Luhut Akui Ada Kekurangan di Omnibus Law
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya

Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
AG dan RD, pasangan selingkuh yang digerebek dan digelandang warga. (suara.com)
Rabu, 23 September 2020 11:26 WIB

LANGSA - Perempuan berinisial AG (38) dan pria selingkuhannya, RD (35), digelandang warga ke kantor desa, Selasa (22/9/2020) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB.  

Dikutip dari suara.com yang melansir seuramoeaceh.com, keduanya digerebek warga saat bermesraan dalam rumah AG, di Desa Paya Bujok Tunong Kecamatan Langsa Baro, Langsa, Aceh. AG memasukkan AG ke rumahnya saat suaminya pergi ke masjid untuk menunaikan shalat Subuh berjamaah.

RD merupakan warga Desa Jaya Kecamatan Langsa Kota yang bekerja sebagai petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Saat digelandang ke Kantor Desa, RD kepada warga mengaku hanya berciuman dan berpegangan saat berada dalam rumah AG.

Namun, RD mengakui sudah pernah beberapa kali melakukan hubungan terlarang dengan AG baik di rumah maupun tempat lain.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kemudian oleh warga keduanya diserahkan ke petugas WH (Wilayatul Hisbah) guna diproses hukum.

Kepala Dinas Syariat dan Pendidikan Kota Langsa H Aji Asmanuddin mengaku telah mengamankan AG dan RD yang diserahkan warga.

''Warga berharap kedua pelaku dihukum berat, karena baik AG maupun RD sama-sama telah memiliki suami dan istri,'' ujar Aji seperti dikutip dari seuramoeaceh.com, Rabu (23/9/2020.***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com
Kategori:Hukum, Peristiwa
wwwwww