Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Voli

Penguatan Kerjasama Kehutanan Indonesia-Korea, Proyek di Riau termasuk Pendorong

Penguatan Kerjasama Kehutanan Indonesia-Korea, Proyek di Riau termasuk Pendorong
Foto: Ist.
Sabtu, 26 September 2020 22:08 WIB
JAKARTA - Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) menandatangani Kerangka Kerjasama Program Prioritas Kehutanan, revitalisasi Korea-Indonesia Forest Center, dan perjanjian proyek rehabitalisasi lahan gambut bekas terbakar.

Penandatanganan itu berlangsung pada pertemuan 24th Indonesia-Korea Forest Cooperative Committee (IKFCC) yang diselenggarakan secara virtual, Jumat, (25/9/2020) kemarin, sebagaimana dilansir Antara.

Mengutip rilis pemerintah pada Sabtu (26/9/2020), keberhasilan penyelesaian perundingan perjanjian kerjasama Indonesia-Korea dalam beberapa proyek, menjadi salah satu dasar keyakinan atas keberlanjutan kerjasama ini.

Beberapa keberhasilan proyek sebelumnya antara lain adalah pembangunan Pusat Rekreasi Tunak di Lombok, pabrik biomassa kayu di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan proyek REDD+ di Tasik Besar Serkap, Riau.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, menyatakan apresiasinya atas dukungan pemerintah Korsel bagi Indonesia.

"Akan sangat bagus proyek tersebut dapat terus memenuhi tujuan yang dimaksudkan, sehingga masyarakat setempat dapat memperoleh manfaat," ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri Siti berujar jika dirinya senang melihat revitalisasi Korea-Indonesia Forest Center (KIFC), sebuah lembaga yang telah memfasilitasi hubungan dan kerjasama kedua negara di bidang kehutanan, termasuk proyek-proyek yang sudah ada, seperti Pembibitan sumber benih di Rumpin, Biomassa kayu di Semarang dan di Kalimantan Selatan, dan Ekowisata di Lombok dan di Hambalang Jawa Barat.

"Saya berharap bisa mengembangkan lebih banyak kerja sama, misalnya peningkatan kapasitas yang melibatkan perguruan tinggi di Indonesia dan Korea dan meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang peran penting hutan bagi generasi milenial," tukas Menteri Siti.

Sebagai informasi, investasi Korea Selatan untuk hutan tanaman di Indonesia dilangsungkan dengan 15 perusahaan Korea yang mencapai 167 ribu hektar lahan di Indonesia. Itu, melebihi jumlah dari investasi Korea di negara-negara lainnya.

Menteri Kehutanan Republik Korea Selatan Park Chong-ho yang mengaku punya ikatan batin dengan Indonesia menyatakan, Indonesia merupakan mitra kerjasama terpenting di bidang kehutanan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Voli, Ekonomi
wwwwww