Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
24 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
2
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
22 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
3
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
5
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
22 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
6
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Home  /  Berita  /  SEA Games

Bukan Batuk dan Demam, Ini 2 Gejala Awal Terinfeksi Virus Corona

Bukan Batuk dan Demam, Ini 2 Gejala Awal Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi sakit kepala. (int)
Selasa, 06 Oktober 2020 07:11 WIB

JAKARTA - Gejala awal terinfeksi virus corona ternyata bukanlah, batuk, demam, hilangnya indera penciuman atau tidak berfungsinya indera perasa.

Dikutip dari detikcom, para ilmuwan dari King's Collage London, menemukan, sebagian besar pasien Covid-19 mengeluhkan sakit kepala dan kelelahan, sebelum munculnya gejala lainnya.

Berdasarkan data dari aplikasi Pelacakan Gejala Covid-19, mereka menemukan 82 persen pasien mengalami sakit kepala dan 72 persen merasakan kelelahan berlebih sebelum gejala utama muncul.

Mereka juga mendapati hanya 9 persen orang dewasa berusia antara 18 dan 65 tahun yang mengatakan bahwa mereka tidak mengalami sakit kepala atau kelelahan dalam tujuh hari pertama pasca terinfeksi Covid-19.

Hanya saja, dua kondisi ini juga bisa pertanda penyakit lain, itulah sebabnya banyak pasien tidak mengetes Covid-19 setelah mereka mengalami sakit kepala atau kelelahan.

''Meski sakit kepala dan kelelahan umumnya ditemukan pada orang yang memiliki Covid-19, bersamaan dengan gejala lain, memiliki salah satu atau kedua gejala itu saja tidak bisa menjadi indikasi Covid-19,'' tulis peneliti dikutip dari The Sun, Senin (5/10/2020).

Selain itu penelitian mereka menunjukkan bahwa 40 persen dari semua kelompok umur melaporkan mengalami demam dalam tujuh hari pertama. Hilangnya bau dan batuk terus-menerus masih merupakan gejala utama yang harus diwaspadai dan seseorang yang mengidapnya harus menjalani tes Covid-19.

Para ahli juga mencatat beberapa variasi gejala pada kelompok usia yang berbeda. Sakit kepala, anosmia, batuk terus-menerus, dan sakit tenggorokan lebih sering dilaporkan oleh orang dewasa berusia antara 18 dan 65 tahun, daripada orang tua atau anak-anak.

Sementara hilangnya penciuman lebih banyak dialami oleh kelompok usia dewasa - 55 persen, dibandingkan dengan 21 persen pada anak-anak dan 26 persen pada orang tua.

Mereka yang berusia di atas 65 tahun dilaporkan mengalami kebingungan, disorientasi dan sesak napas yang parah lebih sering daripada kelompok lain, sementara secara keseluruhan gejala ini kurang umum pada mereka yang berusia 18-65 tahun.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SEA Games
wwwwww