Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penusuk Ustaz Zaid saat Ceramah Maulid di Aceh Ditangkap
Hukum
24 jam yang lalu
Penusuk Ustaz Zaid saat Ceramah Maulid di Aceh Ditangkap
2
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
Hukum
12 jam yang lalu
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
3
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
Kesehatan
13 jam yang lalu
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
4
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
Politik
12 jam yang lalu
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
5
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
Ekonomi
13 jam yang lalu
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
6
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
Umum
12 jam yang lalu
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
Home  /  Berita  /  Hukum

Anarko Demo Tolak Ciptaker di Jakarta Berasal dari Daerah-Daerah Ini

Anarko Demo Tolak Ciptaker di Jakarta Berasal dari Daerah-Daerah Ini
Ilustrasi anarko. (Foto: Dok. Ist. Polrestabes Bandung)
Jum'at, 09 Oktober 2020 15:08 WIB
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, ribuan orang anarko demo tolak Ciptaker yang berhasil diamankan di Jakarta, berasal dari berbagai daerah.

"Seperti Purwakarta, Karawang, Bogor, Banten, yang datang ke Jakarta memang tujuannya untuk melakukan kerusuhan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Hal tersebut kata Yusri, berdasarkan beberapa barang bukti termasuk telepon genggam dan keterangan yang diterima polisi dari anarko yang sudah diamankan.

"Mereka semua sudah kita amankan, total 1.192 orang," kata Yusri.

Yusri mengaskan, Anarko bukanlah profesi melainkan niatan seseorang (dari profesi apapun) untuk melakukan kerusuhan.

"Itu bukan dari kelompok buruh yang memang akan menyuarakan, tapi ada kelompok-kelompok sendiri yang datang u merusuh," kata Yusri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Hukum
wwwwww