Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
Hukum
14 jam yang lalu
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
2
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
Kesehatan
14 jam yang lalu
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
3
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
Politik
14 jam yang lalu
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
4
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
Ekonomi
15 jam yang lalu
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
5
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
Umum
14 jam yang lalu
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
6
Cegah Penularan Covid-19 di 'Rest Area', Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Kesehatan
12 jam yang lalu
Cegah Penularan Covid-19 di Rest Area, Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Home  /  Berita  /  Hukum

Polisi Amankan 1.192 Anarko Demo Tolak Ciptaker

Polisi Amankan 1.192 Anarko Demo Tolak Ciptaker
Ilustrasi penangkapan terduga anarko demo tolak Ciptaker di Palembang, Rabu (7/10/2020). (Foto: Ist./kompas)
Jum'at, 09 Oktober 2020 14:29 WIB
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, hingga Jumat (9/10/2020) polisi telah mengamankan sebanyak 1.192 orang Anarko demo tolak UU Ciptaker.

"Sampai dengan detik ini memang ada 1.192 kita amankan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat.

Yusri mengemukakan, seribuan lebih orang tersebut diamankan polisi sejak dini (Rabu, red) di tingkat pencegahan hingga penanganan kerusuhan, Kamis.

"Dari sebelum dilakukan rusuh itu, memang kita lakukan razia. Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, memang ada demo yang berakhir kerusuhan, ada indikasi itu ditunggangi oleh orang-orang yang memang anarko. Kelompok anarko yang memang membuat keributan," kata Yusri.

Beberapa kelompok, kata Yusri, memang datang tujuannya untuk melakukan kerusuhan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Hukum
wwwwww