Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
Hukum
13 jam yang lalu
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
2
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
Kesehatan
13 jam yang lalu
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
3
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
Politik
13 jam yang lalu
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
4
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
Ekonomi
14 jam yang lalu
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
5
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
Umum
13 jam yang lalu
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
6
Cegah Penularan Covid-19 di 'Rest Area', Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Kesehatan
11 jam yang lalu
Cegah Penularan Covid-19 di Rest Area, Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Home  /  Berita  /  Hukum

Amankan Demo Tolak Ciptaker, Lengan Polwan Patah

Amankan Demo Tolak Ciptaker, Lengan Polwan Patah
Ilustrasi Polwan amankan demo tolak UU Ciptaker di Tuban. (Foto: Dok. Ist./detikcom)
Jum'at, 09 Oktober 2020 14:00 WIB
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, salah satu anggota polisi wanita (Polwan) menderita patah lengan dalam giat pengamanan demo tolak UU Omnibuslaw Ciptaker, Kamis (8/10/2020) kemarin.

"Satu tangannya Polwan itu sempat patah," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (9/10/2020).

Polwan tersebut, diungkap Yusri, hanya satu dari total 23 anggota Polri yang tercatat alami luka dalam giat pengamanan demo tolak Ciptaker, Kamis itu.

"23 ini termasuk ada salah satunya juga Kapolres Tangerang Kota, yang kena lempar pada saat menghalau para pendemo yang akan melakukan kegiatan-kegiatan kekerasan lempar batu," kata Yusri.

23 personil tersebut, kata Yusri, sejak kemarin (Kamis) sampai dengan siang tadi (Jumat) sudah banyak yang kembali, keculai 4 orang yang masih dirawat di rumah sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta.

"Tinggal 4 yang harus dirawat karena memang sedikit agak gawat, ada yang kena batu kepalanya. Memang sekarang harus dilakukan perawatan yang intensif, yang lain itu luka-luka dan sudah kembali," kata Yusri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Hukum
wwwwww