Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
4 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
5
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Amankan Demo Tolak Ciptaker, Lengan Polwan Patah

Amankan Demo Tolak Ciptaker, Lengan Polwan Patah
Ilustrasi Polwan amankan demo tolak UU Ciptaker di Tuban. (Foto: Dok. Ist./detikcom)
Jum'at, 09 Oktober 2020 14:00 WIB
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, salah satu anggota polisi wanita (Polwan) menderita patah lengan dalam giat pengamanan demo tolak UU Omnibuslaw Ciptaker, Kamis (8/10/2020) kemarin.

"Satu tangannya Polwan itu sempat patah," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (9/10/2020).

Polwan tersebut, diungkap Yusri, hanya satu dari total 23 anggota Polri yang tercatat alami luka dalam giat pengamanan demo tolak Ciptaker, Kamis itu.

"23 ini termasuk ada salah satunya juga Kapolres Tangerang Kota, yang kena lempar pada saat menghalau para pendemo yang akan melakukan kegiatan-kegiatan kekerasan lempar batu," kata Yusri.

23 personil tersebut, kata Yusri, sejak kemarin (Kamis) sampai dengan siang tadi (Jumat) sudah banyak yang kembali, keculai 4 orang yang masih dirawat di rumah sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta.

"Tinggal 4 yang harus dirawat karena memang sedikit agak gawat, ada yang kena batu kepalanya. Memang sekarang harus dilakukan perawatan yang intensif, yang lain itu luka-luka dan sudah kembali," kata Yusri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Metropolitan, Beladiri
wwwwww