Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
Hukum
13 jam yang lalu
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
2
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
Kesehatan
13 jam yang lalu
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
3
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
Politik
13 jam yang lalu
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
4
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
Ekonomi
14 jam yang lalu
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
5
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
Umum
13 jam yang lalu
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
6
Cegah Penularan Covid-19 di 'Rest Area', Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Kesehatan
11 jam yang lalu
Cegah Penularan Covid-19 di Rest Area, Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jumlah Jurnalis Korban Intimidasi saat Meliput Demo Tolak Ciptaker, Kata LBH Pers

Jumlah Jurnalis Korban Intimidasi saat Meliput Demo Tolak Ciptaker, Kata LBH Pers
Ilustrasi. (Gambar: Ist.)
Jum'at, 09 Oktober 2020 13:41 WIB
JAKARTA - Empat jurnalis yang berdomisili di Jakarta menjadi korban kekerasan aparat keamanan saat meliput aksi demonstrasi menolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

"Yang baru tercatat empat kasus di Jakarta. Bentuknya penangkapan, penganiayaan, dan perampasan alat kerja," kata Direktur Eksekutif LBH Pers Ade Wahyudin dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (9/10/2020).

"Di luar Jakarta banyak, belum kita dokumentasikan karena masih fokus pendampingan," lanjut Ade.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan, Jurnalis yang menjadi korban pemukulan aparat saat meliput demonstrasi menolak Omnibus Law UU Ciptaker bisa membuat laporan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

"Bikin laporan ke Propam Mabes," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (9/10/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Politik, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww