Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Olympic

Palopo Masih Demo, Massa dan Aparat Berjamah Shalat Maghrib

Palopo Masih Demo, Massa dan Aparat Berjamah Shalat Maghrib
Foto: Ist./detik.com
Sabtu, 10 Oktober 2020 20:05 WIB
PALOPO - Mahasiswa di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih menggelar demonstrasi tolak omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) pada Sabtu (10/10/2020).

Berbeda dengan demo tolak Ciptaker pada Kamis (8/10/2020) yang diwarnai keciruhan-termasuk pembakaran sepeda motor polisi, pada demo Sabtu tadi massa demo justru menggelar shalat maghrib berjamah bersama aparat TNI-Polri.

"Aliansi Peduli Indonesia Kota Palopo, yang terdiri atas beberapa organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, lembaga masyarakat, dan buruh, dengan keras menolak omnibus law dan mosi tidak percaya terhadap DPR. Hari ini kembali turun ke jalan menggelar mimbar bebas penyampaian aspirasi," ucap jenderal lapangan Aliansi Pemuda Indonesia Kota Palopo Muhaimin Ilyas di kantor Wali Kota Palopo setelah menunaikan salat Magrib berjemaah, Sabtu, dalam lansiran detik.com.

Kegiatan demonstrasi berlangsung sejak pukul 16.00 Wita. Selain mahasiswa, massa buruh turut melakukan unjuk rasa.

Di tengah orasi mahasiswa, Bripka Gunawan selaku polisi santri mengingatkan waktu salat Magrib tiba dan mengajak pendemo shalat berjemaah. Mahasiswa setuju dan menunaikan salat yang diimami Bripka Gunawan.

Seusai salat, orasi kembali diserukan. Mahasiswa meneriakkan penolakan terhadap Omnibuslaw UU Ciptaker. Mereka juga menyerukan mosi tidak percaya terhadap DPR.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Metropolitan, Olympic
wwwwww