Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
Hukum
13 jam yang lalu
Penusuk Ustaz di Aceh Saat Ceramah Maulid Nabi Ternyata Mantan Polisi, Ini Tampangnya
2
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
Kesehatan
13 jam yang lalu
Pimpinan MPR Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin
3
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
Politik
13 jam yang lalu
China sebut Posisinya di Laut China Selatan Imbangi Hegemoni AS
4
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
Ekonomi
14 jam yang lalu
MPR Dorong Masyarakat Gunakan GOLS
5
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
Umum
13 jam yang lalu
Hari Kedua Cuti Bersama, Pengunjung TMII Tembus 11.000 Orang
6
Cegah Penularan Covid-19 di 'Rest Area', Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Kesehatan
11 jam yang lalu
Cegah Penularan Covid-19 di Rest Area, Warga Diimbau Pulang sebelum 1 November
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Selamatkan Ibunya dari Perkosaan, Bocah 9 Tahun Tewas Dibacok, Jasadnya Ditemukan di Sungai

Selamatkan Ibunya dari Perkosaan, Bocah 9 Tahun Tewas Dibacok, Jasadnya Ditemukan di Sungai
Ilustrasi. (int)
Minggu, 11 Oktober 2020 20:59 WIB

ACEH TIMUR - Bocah berusia 9 tahun berinisial R tewas setelah dibacok pria yang mencoba memerkosa ibunya, di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Dikutip dari Kompas.com, jasad bocah pemberani itu ditemukan di sungai di Desa Alue Gadeng, pada Ahad (11/10/2020). Sedangkan pembacokan terhadap terjadi sehari sebelumnya.

Jenazah korban ditemukan warga dan polisi, dalam kondisi masih berpakaian lengkap. Pada tubuh korban terdapat banyak luka akibat bacokan.

''Sekujur tubuhnya penuh luka bacok. Mulai tangan, pundak, leher, rahang, bahu, dada, jari dan lainnya. Sungguh memilukan,'' kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa Iptu Arief Sukmono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (11/10/2020).

Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Dibacok dan Dibawa Kabur

Arief menuturkan, peristiwa pembacokan terhadap R terjadi pada Sabtu (10/10/2020). Saat itu, R bersama ibunya D (28) sedang tidur di sebuah gubuk di pedalaman Aceh Timur.

Sedangkan ayahnya, ketika kejadian tersebut tidak bersama mereka karena sedang pergi memancing ikan.

Ketika keduanya sedang tidur, tiba-tiba pelaku bernama Samsul (35) warga desa setempat dengan membawa senjata tajam masuk ke gubuk mereka dan hendak memerkosa sang ibu.

Sontak, sang ibu berusaha berontak hingga terlibat perkelahian dengan pelaku. Bahkan, akibat perkelahian itu D terkena sabetan senjata tajam pada bagian tangannya.

Mengetahui hal itu, R terbangun dari tidurnya. Melihat ibunya dianiaya dan hendak diperkosa, ia kemudian berusaha ikut membantu untuk melawan pelaku.

Tapi naas, R justru terkena bacokan pelaku pada bagian perutnya. Setelah kejadian itu, R dibawa kabur oleh pelaku.

''Setelah membacok korban, pelaku langsung lari. Bahkan membawa anak korban,'' kata Kasat Reskrim.

Pelaku Ditangkap

Mendapat laporan itu, Tim dari Polresta Langsa, Aceh, langsung diterjunkan untuk memburu pelaku.

Kurang dari 24 jam, polisi berhasil menemukan persembunyian pelaku yang saat itu diketahui berada di lapangan Sepakbola Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Birem, Aceh Timur, Ahad.

Saat hendak ditangkap, pelaku berusaha melawan dengan menggunakan parang.

Karena kondisi tersebut, petugas akhirnya terpaksa menembak kaki pelaku untuk melumpuhkannya.

''Terpaksa ditembak bagian kaki tiga kali. Dia berusaha melawan petugas dengan parang di tangannya,'' kata Arief.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini sudah ditahan di Mapolres Langsa. Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh polisi.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Hukum, Peristiwa
wwwwww