Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Polri Tangkap 806 Demonstran UU Cipta Kerja, 155 Orang Diantaranya Siswa SD

Polri Tangkap 806 Demonstran UU Cipta Kerja, 155 Orang Diantaranya Siswa SD
Polisi mengamankan pendemo yang rusuh di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Bentok terjadi setelah massa dipukul mundur dari kericuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam.(ANTARA)
Rabu, 14 Oktober 2020 16:29 WIB
JAKARTA - Sebanyak 806 orang yang mengikuti aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja pada 13 Oktober 2020 ditangkap kepolisian. Di antara mereka ditemukan sejumlah pelajar Sekolah Dasar.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menyayangkan sebab kebanyakan yang turun beraksi hanya sekedar ikut-ikutan saja. Mereka yang ditangkap itu tersebar di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok.

"Kami prihatin, apalagi mayoritas hanya ikut ikutan tanpa mengetahui apa yang mereka perjuangkan," ujar Argo melalui keterangan tertulis pada Rabu, 14 Oktober 2020.

Polisi menemukan dari ratusan orang yang ikut berdemo merupakan pelajar SD. Mereka ditangkap di wilayah Jakarta Utara. Argo menyebut, ada 155 pelajar SD yang kini sudah dibawa ke Markas Kepolisian Resor Jakarta Utara.

"Mereka didata dan dilakukan rapid test," ucap Argo.

Lebih lanjut, ke-806 demonstran itu nantinya akan diberi pengarahan untuk selanjutnya dipulangkan. Polisi pun, kata Argo, akan memberikan bimbingan kepada orang tua agar ke depan tak ada anak di bawah umur yang turun beraksi.

"Perlu bimbingan semua pihak terutama orangtua agar anak-anak mereka tidak ikut-ikutan demo. Apalagi yang mereka perjuangkan tidak tau," kata Argo.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, 194 ditangkap dan dibawa ke Mapolda Metro Jaya; 98 orang di Mapolres Jakarta Pusat; 80 orang di Mapolres Jakarta Selatan; 62 orang di Mapolres Jakarta Timur; 70 orang di Mapolres Jakarta Utara; 48 orang di Mapolresta Tangerang; 108 orang di Mapolres Kabupaten Bekasi; 55 orang di Mapolres Depok; 44 orang di Mapolres Tangerang Selatan; dan 47 orang di Mapolresta Bekasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tempo.co
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww