Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

Indonesia Kerjasama Vaksin dengan AstraZeneca

Indonesia Kerjasama Vaksin dengan AstraZeneca
Peneliti vaksin Covid-19 AstraZeneca. (Gambar: Ist./AstraZeneca)
Kamis, 15 Oktober 2020 15:08 WIB
JAKARTA - Indonesia meminta penyediaan 100 juta dosis vaksin Covid-19 kepada perusahaan farmasi kolaborasi Swedia-Inggris, AstraZeneca.

Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca, merupakan salah satu kandidat vaksin COVID-19 yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tercatat telah memasuki uji klinis tahap 3.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyatakan, perjanjian kerjasama terkait hal tersebut sudah ditandatangani.

"Untuk tahun 2021. Pihak AstraZeneca menyambut baik permintaan tersebut," kata Menlu Retno, dikutip dari Antara, Kamis (15/10/2020).

Pengiriman pertama vaksin tersebut diharapkan dapat dilakukan pada semester pertama 2021, dan akan dilakukan secara bertahap. Tapi lansiran tersebut, tak menyebut berapa nilai kerjasama vaksin dengan AstraZeneca.

Tidak disebutkan juga kerjasama tersebut antara perusahaan dengan perusahaan (B to B) atau Negara dengan Perusahaan (G to B). Tapi kunjungan Menlu RI ke London, Inggris, para Rabu, yang berbuah perjanjian kerjasama itu turut diikuti Menteri BUMN Erick Thohir, serta tim Kemenkes RI.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, SEA Games, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww