Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
9 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
13 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
8 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Metropolitan

MPR Berharap Masyarakat Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan

MPR Berharap Masyarakat Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (Istimewa)
Jum'at, 16 Oktober 2020 12:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pemanfaatan momentum untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan harus terus dilakukan. Hal ini demi mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat hingga lingkungan keluarga.

"Momentum peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia pada 15 Oktober ini diharapkan mampu menjadi momentum peningkatkan disiplin menjalankan protokol kesehatan di tengah masyarakat,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Kamis (15/10).

Mencuci tangan yang merupakan bagian dari protokol kesehatan, menurut Lestari, bisa didorong menjadi kebiasaan dalam keseharian masyarakat, lewat pemanfaatan momentum sejumlah kegiatan.

Apalagi, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, di sejumlah kota mulai terdeteksi ada peningkatan penyebaran Covid-19 klaster keluarga.

Di Kota Bogor, Jawa Barat, menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya, klaster penyebaran Covid-19 terbanyak adalah klaster keluarga. Menurut Bima, di wilayahnya saat ini tercatat 277 keluarga yang terpapar Covid-19. Pernyataan Bima itu disiarkan kanal YouTube Kementerian Kesehatan, Kamis (15/10), dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia.

Selain itu, jelas Rerie, tren peningkatan klaster keluarga di Kota Tangerang dan Bekasi, juga sudah terlihat sejak pertengahan September lalu. Terciptanya klaster penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga, menurut Rerie, disebabkan ketidakdisiplinan anggota keluarga dalam penerapan protokol kesehatan.

Legislator Partai NasDem itu menegaskan, kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Menurut dia, seharusnya lingkungan keluarga adalah tempat penguatan disiplin menjalankan protokol kesehatan hingga menjadi kebiasaan dalam kegiatan sehari-hari.

Melihat kenyataan tersebut, Rerie mengajak, para pemangku kepentingan dalam pengendalian penyebaran Covid-19 di setiap daerah segera melakukan upaya edukasi yang masif hingga lingkungan keluarga.

Bagaimana kebiasaan hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dengan benar, menjaga jarak dan menggunakan masker, menurut Rerie, harus menjadi kebiasaan baru yang harus diterapkan di lingkungan keluarga.

Pemanfaatan secara maksimal sejumlah komunitas dan jajaran birokrasi di daerah, jelas Rerie, harus dilakukan agar kesadaran dan pemahaman anggota keluarga terhadap pentingnya disiplin menjalanlan protokol kesehatan segera terwujud.***

wwwwww