Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berpotensi Memecah Belah, Relawan Jokowi Desak Polri Tindak Abu Janda, Denny Siregar dan Nikita
Politik
21 jam yang lalu
Berpotensi Memecah Belah, Relawan Jokowi Desak Polri Tindak Abu Janda, Denny Siregar dan Nikita
2
Rajawali Sakti Jakarta Buktikan Ketangguhannya
Olahraga
15 jam yang lalu
Rajawali Sakti Jakarta Buktikan Ketangguhannya
3
Pesan 'Si Doel': Untuk Tangsel yang Lebih Baik, Nyok Tanggal 9 Desember Pilih Paslon Muhammad - Rahayu
Peristiwa
14 jam yang lalu
Pesan Si Doel: Untuk Tangsel yang Lebih Baik, Nyok Tanggal 9 Desember Pilih Paslon Muhammad - Rahayu
4
Melalui Duta Besar Italia, Bamsoet Ajak Investor dari 'Negeri Pizza' Bangun Sirkuit Formula 1 di Bali
Politik
22 jam yang lalu
Melalui Duta Besar Italia, Bamsoet Ajak Investor dari Negeri Pizza Bangun Sirkuit Formula 1 di Bali
5
Hari Ini, Komisi III DPR RI Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner KY
Politik
22 jam yang lalu
Hari Ini, Komisi III DPR RI Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner KY
6
Fadel Muhammad Ajak Pilih Pemimpin yang Pro Terhadap Petani
Politik
22 jam yang lalu
Fadel Muhammad Ajak Pilih Pemimpin yang Pro Terhadap Petani
Home  /  Berita  /  Hukum

Wanita yang Tewas di Kandang Buaya Kaltim Ber-KTP Jawa

Wanita yang Tewas di Kandang Buaya Kaltim Ber-KTP Jawa
Ilustrasi: Ist.
Kamis, 22 Oktober 2020 14:50 WIB
BERAU - Jenazah wanita yang ditemukan warga di dekat kolam (kandang buaya menurut warga) di wilayah Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (21/10/2020) sore waktu setempat, telah diketahui identitasnya.

Jasad yang saat ditemukan dalam keadaan tangan terikat dan mulut terlakban itu berinisial FS (25). FS bekerja sebagai oegawai lepas di sebuah kafe di Kaltim, dan tinggal di Berau bersama suaminya.

"Identitasnya sudah kami temukan, korban tinggal di Berau, namun KTPnya masih beralamatkan di daerah Pulau Jawa," kata Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly dalam lansiran Detikcom, Kamis (22/10/2020).

Sebelum ditemukan tewas, kata Rido, korban sempat izin kepada suami untuk berangkat kerja.

"Keterangan dari suami, korban sempat pamit berangkat bekerja pada Selasa (20/10) pukul 20.30 Wita, Namun keesokan harinya wanita tersebut ditemukan telah meninggal dunia," terang Rido.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kalimantan Timur, DKI Jakarta, GoNews Group, Hukum, Peristiwa
wwwwww