Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
19 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Beladiri

Wanita yang Tewas di Kandang Buaya Kaltim Ber-KTP Jawa

Wanita yang Tewas di Kandang Buaya Kaltim Ber-KTP Jawa
Ilustrasi: Ist.
Kamis, 22 Oktober 2020 14:50 WIB
BERAU - Jenazah wanita yang ditemukan warga di dekat kolam (kandang buaya menurut warga) di wilayah Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (21/10/2020) sore waktu setempat, telah diketahui identitasnya.

Jasad yang saat ditemukan dalam keadaan tangan terikat dan mulut terlakban itu berinisial FS (25). FS bekerja sebagai oegawai lepas di sebuah kafe di Kaltim, dan tinggal di Berau bersama suaminya.

"Identitasnya sudah kami temukan, korban tinggal di Berau, namun KTPnya masih beralamatkan di daerah Pulau Jawa," kata Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly dalam lansiran Detikcom, Kamis (22/10/2020).

Sebelum ditemukan tewas, kata Rido, korban sempat izin kepada suami untuk berangkat kerja.

"Keterangan dari suami, korban sempat pamit berangkat bekerja pada Selasa (20/10) pukul 20.30 Wita, Namun keesokan harinya wanita tersebut ditemukan telah meninggal dunia," terang Rido.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Badminton, Beladiri, Olympic
wwwwww