Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berpotensi Memecah Belah, Relawan Jokowi Desak Polri Tindak Abu Janda, Denny Siregar dan Nikita
Politik
21 jam yang lalu
Berpotensi Memecah Belah, Relawan Jokowi Desak Polri Tindak Abu Janda, Denny Siregar dan Nikita
2
Rajawali Sakti Jakarta Buktikan Ketangguhannya
Olahraga
15 jam yang lalu
Rajawali Sakti Jakarta Buktikan Ketangguhannya
3
Pesan 'Si Doel': Untuk Tangsel yang Lebih Baik, Nyok Tanggal 9 Desember Pilih Paslon Muhammad - Rahayu
Peristiwa
14 jam yang lalu
Pesan Si Doel: Untuk Tangsel yang Lebih Baik, Nyok Tanggal 9 Desember Pilih Paslon Muhammad - Rahayu
4
Melalui Duta Besar Italia, Bamsoet Ajak Investor dari 'Negeri Pizza' Bangun Sirkuit Formula 1 di Bali
Politik
22 jam yang lalu
Melalui Duta Besar Italia, Bamsoet Ajak Investor dari Negeri Pizza Bangun Sirkuit Formula 1 di Bali
5
Hari Ini, Komisi III DPR RI Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner KY
Politik
22 jam yang lalu
Hari Ini, Komisi III DPR RI Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner KY
6
Fadel Muhammad Ajak Pilih Pemimpin yang Pro Terhadap Petani
Politik
22 jam yang lalu
Fadel Muhammad Ajak Pilih Pemimpin yang Pro Terhadap Petani
Home  /  Berita  /  Hukum

Fakta Terbaru, Pelaku Tega Bunuh dan Bakar Saudara Jokowi Karena Enggan Ditagih Utang Rp145 Juta

Fakta Terbaru, Pelaku Tega Bunuh dan Bakar Saudara Jokowi Karena Enggan Ditagih Utang Rp145 Juta
Pelaku pembunuhan saudara Jokowi. (Istimewa)
Jum'at, 23 Oktober 2020 17:54 WIB
SUKOHARJO - Polisi akhirnya mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap Yulia (42), yang mayatnya ditemukan terbakar di dalam mobil, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pelaku berinisial EP (30) ternyata tega menghabisi nyawa Yulia karena ditagih utang. Berapa besarnya?

"Pengembangan (utang pelaku ke korban) Rp 145 juta," ujar Direskrimum Polda Jateng Kombes Wihastono Yoga Pranoto kepada wartawan di kantornya, Kota Semarang Jumat (23/10/2020).

Lebih lanjut Wihastono melalui pesan singkat kepada wartawan menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban juga menginvestasikan sejumlah uang di bisnis yang dijalankan pelaku.

"Investasi Rp 100 juta, utang pribadi Rp 45 juta," lanjutnya.

Polisi menjelaskan awal mula pembunuhan sadis ini ketika Yulia datang ke rumah EP di Desa Ngesong, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, untuk menagih uangnya. Namun Yulia justru dihabisi oleh pelaku di dalam kandang ayam di rumahnya dengan hantaman linggis.

Diberitakan sebelumnya, mayat Yulia ditemukan terbakar di dalam mobilnya yang terparkir di halaman toko material bangunan di Dukuh Cendono Baru RT 4/7 Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (20/10), sekitar pukul 22.00 WIB.

Awalnya terdapat seorang warga yang melihat kepulan asap dari satu unit mobil dan ternyata, setelah dipadamkan, ada sesosok mayat perempuan di bagian belakang mobil.

Sejumlah saksi telah diperiksa polisi, mulai keluarga hingga warga yang menemukan mobil dan mayat terbakar di Sukoharjo.

Dari olah TKP, polisi sempat mengungkap ada selotip di tangan korban. Selain itu, dari autopsi diketahui korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan benda tumpul.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Hukum, DKI Jakarta
wwwwww