Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
2
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
3
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
4
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Ekonomi

KNEKS akan Koordinasikan Program Pengembangan Ekonomi Halal

KNEKS akan Koordinasikan Program Pengembangan Ekonomi Halal
Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Ist.)
Sabtu, 24 Oktober 2020 18:09 WIB
JAKARTA - Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, bahwa upaya pengembangan industri halal memiliki tiga fokus utama yang kemudian akan dijabarkan oleh KNEKS dalam bentuk program.

Ketiga fokus utama itu yakni; 1) Pengembangan infrastruktur dan klaster industri halal sebagai kontributor penting ekonomi nasional; 2) Pengembangan halal standar/HAS yang komprehensif untuk percepatan industri halal nasional; 3) Peningkatan kontribusi industri halal terhadap neraca perdagangan nasional di sektor-sektor unggulan.

Sementara, jabaran dalam beberapa program yang dikoordinasikan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) antara lain; Penyusunan strategi nasional pengembangan industri halal; Pengembangan zona halal dalam kawasan industri; Pengembangan kawasan industri halal baru, dan; Pelabuhan halal.

Sejauh ini, kata Agus dalam seminar daring di Jakarta, Sabtu (24/10/2020), "sudah terdapat dua kawasan industri halal yakni Kawasan Industri Modern Cikande dengan luas 500 hektare di Serang, Banten dan Kawasan Industri Safe n Lock seluas 9,9 hektare di Sidoarjo, Jawa Timur,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta, Banten
wwwwww