Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sudah Jerat Belasan Orang, KPK Lanjutkan Pemerikasaan Kasus KTP-el

Sudah Jerat Belasan Orang, KPK Lanjutkan Pemerikasaan Kasus KTP-el
Ilustrasi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. (gambar: ist./dok. media sosial kpk ri)
Senin, 26 Oktober 2020 11:37 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua petugas Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan KTP-el, kata pelaksana tugas juru bicara komisi anti rasua, Ali Fikri.

Kedua petugas itu, kata Fikri, ialah Handoyo Subagyo (PNS di Ditjen Dukcapil) dan Lydia Isnu Martyati Anny Miryanti (Kasubdit Wilayah II Direktorat Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil (BAKPS) Ditjen Dukcapil Kemendagri).

"Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ISE (Isnu Edhi Wijaya)," kata Fikri dalam keterangannya, Senin (26/10/2020).

Sebagai pengingat, per 13 Agustus 2019, dalam kasus dugaan korupsi KTP-el ini KPK telah menjerat edikitnya 14 orang, termasuk di antaranya; Mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman (unsur birokrat), Andi Agustinus alias Andi Narogong (salah satu unsur pengusaha), dan beberapa orang dari unsur legislator termasuk mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Metropolitan, Beladiri
wwwwww