Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
24 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
4
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
24 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Umum

Banyak 'Putra-Putri Warga Negara Biasa' Masuk IPDN, Tito Apresiasi Tim

Banyak Putra-Putri Warga Negara Biasa Masuk IPDN, Tito Apresiasi Tim
Mendagri Tito Karnavian saat menyampaikan Kuliah Umum kepada Praja IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2020). (foto: istimewa/kemendagri)
Sabtu, 07 November 2020 14:30 WIB
JATINANGOR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan apresiasi atas proses rekrutmen praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXI yang berlangsung secara terbuka, transparan dan adil.

"Melihat dari komposisi yang diterima, banyak juga dari kalangan masyarakat biasa, putra/putri warga negara biasa. Itu salah satu indikator, sebagaimana yang kita harapkan bahwa proses rekrutmen yang sudah berlangsung kemarin, Insya Allah berlangsung cukup baik, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim," kata Tito saat menyampaikan Kuliah Umum kepada Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2020).

"Jadi merekrut orang-orang yang salah itu sudah membuat pondasi akan gagalnya 60% organisasi, lalu melalui rekrutmen yang benar itu juga akan menyumbang 60% keberhasilan misi organisasi berdasarkan kajian," jelasnya.

Mendagri menambahkan, rangkaian tes dalam rangka seleksi penerimaan praja IPDN yang dilewati oleh para calon praja sudah cukup panjang, mulai dari tes kesehatan jasmani, psikologi, akademik dan lain-lain. Di samping itu, proses seleksi juga mengikutsertakan pihak-pihak eksternal, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman untuk mengawal proses rekrutmen, dengan harapan calon praja yang terpilih adalah yang terbaik.

"Saya berharap yang terpilih ini betul-betul orang yang baik, betul-betul mereka adalah the best among the best bukan the best among the worst. Yang terbaik dari yang terbaik, bukan yang terbaik dari yang terburuk," tandasnya.

Mendagri berharap seluruh praja, terutama muda praja IPDN, yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia dapat menggunakan kesempatan mengikuti pendidikan di IPDN sebagai wadah untuk membuka wawasan seluas-luasnya dan membentuk cara berfikir yang lebih baik.

"Nah, berkat Tuhan ini jangan disia-siakan dengan membuat pelanggaran. Ikuti semua aturan, isi sepenuhnya pikiran, dan pengetahuan adik-adik mumpung berada di tempat ini yang tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bisa duduk di sini," pungkasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Voli, Umum
wwwwww