Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Beladiri

Madu Khas Banten Dipalsukan, DPD Tekankan Pentingnya Pengawasan

Madu Khas Banten Dipalsukan, DPD Tekankan Pentingnya Pengawasan
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (kanan) saat berkunjung ke kabupaten Lebak, Banten, Rabu (11/11/2020). (foto: istimewa)
Kamis, 12 November 2020 10:45 WIB
LEBAK - Polisi berhasil menangkap produsen madu khas Lebak palsu. Tak ada madu dalam produk madu palsu ini, melainkan hanya berisi glukosa, fruktosa dan molase.

Bisnis yang merugikan produsen madu Lebak dan konsumen ini, disebut beromset miliaran rupiah.

Terkait hal ini, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi jajaran Polda Banten dan pemerintah daerah kabupaten Lebak. Tapi langkah antisipasi berulangnya kejahatan serupa juga harus ditempuh, selain tentunya menerapkan tindakan tegas pada pelaku kejahatan yang sudah diamankan petugas.

"Bila tidak ditindak tegas, hal tersebut dapat berdampak pada menurunnya pendapatan daerah. Upaya pengawasan juga harus dilakukan dengan ketat," kata LaNyalla di Lebak, Banten, Rabu (11/11/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Ekonomi, Badminton, DKI Jakarta, Banten
wwwwww