Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
6 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
3
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
13 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
4
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
10 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
5
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
5 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
6
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Umum
12 jam yang lalu
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Atasi Kekurangan Guru di Tanah Air, MPR Dorong Percepatan Pengangkatan Guru Honorer

Atasi Kekurangan Guru di Tanah Air, MPR Dorong Percepatan Pengangkatan Guru Honorer
Ilustrasi Guru Honorer. (Foto: Istimewa)
Selasa, 24 November 2020 16:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI mengapresiasi upaya pemerintah dalam percepatan pengangkatan guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk mengatasi problem kekurangan guru di Tanah Air.

"Rekrutmen satu juta guru dengan status PPPK merupakan upaya penyerapan tenaga kerja sekaligus peningkatan kualitas pendidikan di Tanah Air," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/11).

Lestari, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem itu, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan pemerintah tersebut.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berharap percepatan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK itu tidak mengabaikan standar kualitas tenaga pengajar yang diharapkan.

Tujuannya, tambah Rerie, agar guru yang berstatus PPPK itu juga mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional di masa datang.

Tingkat pendidikan yang baik, menurut Rerie, berpotensi meningkatkan rasa nasionalisme warga negara, yang di era globalisasi ini sangat diperlukan.

Kekurangan tenaga pengajar, jelasnya, merupakan salah satu persoalan serius yang dihadapi bidang pendidikan sejak lama.

Upaya peningkatan status guru itu, tambah Rerie, menjadi momentum bagi Kemendikbud untuk mengatasi keluhan kekurangan tenaga pendidik.

Penyerapan tenaga PPPK dalam jumlah besar, menurut Rerie, juga merupakan upaya pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan tenaga kerja honorer, baik dari sisi status maupun penggajian.

Selama ini, jelasnya, rekrutmen tenaga honorer dilakukan pemerintah daerah sesuai kebutuhan daerah. Sedangkan rekrutmen tenaga PPPK, tambah Rerie, dilakukan serentak oleh pemerintah pusat.***

wwwwww