Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Olympic

Waspadai Penipuan Modus Tim Satgas Covid-19, Beraksi di Sumbar dan Riau, 2 Pelaku Sudah Ditangkap

Waspadai Penipuan Modus Tim Satgas Covid-19, Beraksi di Sumbar dan Riau, 2 Pelaku Sudah Ditangkap
Ilustrasi pelaku kejahatan diborgol. (tirto.id)
Kamis, 26 November 2020 12:20 WIB

PADANG - Jangan percaya begitu saja bila ada orang atang ke rumah Anda dengan mengaku sebagai petugas kesehatan dari Satgas Penanganan Covid-19.

Sebab, sudah banyak warga di Padang, Bukittinggi (Sumatera Barat) dan Pekanbaru (Riau) yang menjadi korban penipuan dengan modus mengaku sebagai petugas kesehatan dari Satgas Covid-19 tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, aparat Polresta Padang, Sumbar, berhasil menangkap dua pelaku penipuan dengan modus petugas Satgas Covid-19 itu pada Rabu (25/11/2020). Dua pelaku yang ditangkap tersebut berinisial DA (perempuan) dan J (laki-laki).

''Pelaku ditangkap atas laporan EW dengan laporan nomor LP/632/B/XI/2020/Resta SKT Unit III. Pelaku DA ditangkap di kawasan Lubuk Buaya dan J ditangkap di Jalan M. Yamin,'' ujar Kasat Reskrim Polresta Padang Rico Fernanda melalui telepon, Kamis (26/11/2020).

Rico mengatakan, pada 9 November 2020 lalu, saat itu DA mendatangi rumah korban EW di Parupuk Tabing Padang. Sedangkan pelaku J menunggu di depan rumah tetangga korban.

''Pelaku DA mengaku dari tim kesehatan Covid-19 dan menawarkan luluran ke korban. Saat akan melakukan luluran, pelaku meminta korban membuka dua gelang emas masing-masing 10 gram. Alasannya menyuruh membuka karena menghalangi proses luluran, '' paparnya.

Setelah selesai luluran, pelaku menyuruh korban untuk membersihkan badannya. Setelah selesai membersihkan badannya, ternyata pelaku sudah pergi dan gelang emasnya pun sudah tidak ada.

''Pelaku saat ini sudah ditahan. Selain itu kami juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu unit mobil, uang tunai 10 juta, satu unit TV, satu unit sepeda motor, satu lembar jimat, jilbab warna hitam dan krim, sepasang kaos kaki dan masker,'' paparnya.

Rico mengatakan, pelaku sudah puluhan kali melakukan penipuan dan lokasinya tidak hanya di Kota Padang.

''Untuk di Kota Padang mereka sudah menjalankan aksinya lebih kurang sebanyak 23 kali. Selain itu mereka juga melancarkan aksinya di Pekanbaru dan Bukittinggi,'' ujarnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww