Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Barito Putera Kirim Yudha ke Pesantren

Barito Putera Kirim Yudha ke Pesantren
Minggu, 06 Desember 2020 20:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sikap lain ditunjukkan Barito Putera dalam menanggapi tindakan indispliner yang dilakukan oleh pemain muda mereka, Muhammad Yudha Febrian saat mengikuti TC Timnas (Tim Nasional) U 19 Indonesia.

Sikap indispliner yang berujung pada pencoretannya dari skuad Timnas Indonesia U-19 membuat manajemen Barito Putera mengambil tindakan tegas dengan mengirim sang pemain ke salah satu pesantren di Jawa Barat.

CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman menjelaskan keputusan timnya mengirimkan Yudha ke pesantren karena pemain muda perlu mendapat pembinaan saat telah melakukan sebuah kesalahan agar di masa depan pemain tersebut dapat lebih baik lagi. 

Pria yang akrab disapa Hasnur itu menambahkan jika di Barito Putera semuanya adalah keluarga. Jadi aspek cinta harus dikedepankan. Salah satunya dengan mengirim Yudha ke pesantren agar mendapat pembinaan supaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi secara mental.

“Sebagaimana selayaknya sebuah keluarga, kita sebagai orangtua berkewajiban untuk memberikan pembinaan bukan dalam bentuk hukuman,” terang Hasnur.

“Kami dari Barito memberikan tindakan yang sifatnya membina dengan cara mengirimkan Yudha ke pesantren. Harapan kita tindakan yang kita ambil ini bisa membuat Yudha lebih baik lagi, memperbaiki diri dan tidak akan mengulangi kesalahannya lagi,” sambungnya.

Apa yang dilakukan oleh manajemen tim Barito Putera menurut Hasnur sejalan dengan delapan nilai inti tim. Kedelapan nilai yakni cinta, kekeluargaan, semangat, persatuan, Pride of Banua, loyalitas, istiqomah, dan legacy. ***

wwwwww