Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
24 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Virtual Wushu Championship Seri II (Kungfu Tradisional)

Carlson Sasmita Terpikat Film IP Man

Carlson Sasmita Terpikat Film IP Man
Kamis, 10 Desember 2020 22:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Keindahan jurus-jurus yang ditampilkan bintang laga, Donnie Yen dalam film IP Man telah memikat Carlson Sasmita. Tidak heran jika remaja putra kelahiran Jakarta, 10 November 2006 ini menekuni kungfu tradisional.

"Sebenarnya, saya sudah tertarik sejak lama karena nonton film IP Man. Lihat main Wooden Dummy, jadi ingin mencoba belajar Wing Chun," kata Carlson Sasmita yang tercatat sebagai siswa kelas 8 Gandhi School Ancol Jakarta.

Ternyata pilihan Carlson Sasmita yang akrab dipanggil Carl tidak keliru. Buktinya, dia mampu meraih medali emas Wing Chun Free Style C Putra pada Virtual Wushu Championship Seri II kategori Kungfu Tradisional, Kamis (10/12/2020).

"Sangat senang bisa dapat medali emas untuk diseumbangkan kepada Sasana Rajawali Sakti Pluit Jakarta. Apalagi, VWC Seri II ini merupakan pertandingan tradisional yang pertama kali saya ikuti," tegas anak asuhan Herman Wijaya yang merupakan pemilik Sasana Rajawali Sakti Jakarta.

Kini, anak kedua dari dua bersaudara pasangan Rudy Sasmita dan Niamry Santoso berniat terus menekuni kungfu tradisional. Bahkan, pengidola Grand Master Samuel Kwok ini bertekad untuk meraih prestasi di kancah yang lebih besar lagi. "Saya ingin meraih prestasi ke event yang lebih tinggi lagi," katanya. ***

wwwwww