Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
Olahraga
18 jam yang lalu
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
2
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
Hukum
15 jam yang lalu
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
3
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
4
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
5
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
Hukum
15 jam yang lalu
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
6
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Olahraga
Toyota Thailand Terbuka 2021

Fikri/Bagas Bungkam Juara All England 2016

Fikri/Bagas Bungkam Juara All England 2016
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana
Rabu, 20 Januari 2021 16:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTABabak pertama turnamen bulutangkis Toyota Thailand Terbuka 2021 membawa keberuntungan bagi pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Lewat rubber game, Fikri/Bagas sukses membungkam juara All Engand 2016, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov asal Rusia, 21-15, 16-21, 21-13.

Pertandingan yang digelar di Impact Arena, Bangkok, Rabu (20/1) ini juga sekaligus pertemuan perdana mereka.

"Alhamdulillah hari ini kami bisa menang. Di gim pertama kami bisa mengontrol permainan karena menang angin. Jadi menyerangnya lebih enak, juga lawan banyak melakukan kesalahan sendiri," ucap Fikri kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

Ads

Kekalahan pada gim kedua, membuat Fikri/Bagas mengubah pola permainannya, hingga akhirnya bisa menaklukan Ivanov/Sozonov, sang juara All England 2016 tersebut.

"Gim kedua kami kalah angin, jadi lebih berat bolanya. Dari awal sulit keluar dari tekanan. Gim ketiga, coba mengubah pola bermain dengan lebih berani bermain no lob dan harus memegang permainan depannya. Sempat tertinggal juga, tapi akhirnya bisa membalikan keadaan dan menang," jelas Fikri.

Menurut Fikri, percaya diri menjadi kunci bagi kemenangan untuk melawan pasangan semifinalis All England 2020 tersebut.

"Kuncinya tadi lebih percaya diri lagi sama lebih berani saja dan mengurangi membuat kesalahan sendiri. Lawan juga tidak mudah kan mereka pernah jadi juara All England," kata Fikri.

"Sebelum masuk lapangan, Koh Herry bilang jangan mikirin menang atau kalah, main saja yang bagus harus lebih percaya diri sama berani menunjukkan semangat mudanya," tambahnya. ***

wwwwww