Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Garuda Select Manfaatkan Momen Lockdown Tingkatkan Fisik

Garuda Select Manfaatkan Momen Lockdown Tingkatkan Fisik
Rabu, 20 Januari 2021 16:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Inggris boleh saja memberlakukan lockdown di negaranya, namun hal itu tidak mematikan semangat dan latihan para pemain yang tergabung dalam tim Garuda Select jilid ketiga, saat mereka mengadakan pemusatan latihan disana, untuk terus menempa diri.

Tim ini sekali melakoni laga di Negeri Ratu Elizabeth II. Lawan pertama skuad besutan Dennis Wise - Des Walker adalah Port Vale U-18. Duel ketat yang berlangsung di Loughborough University Stadium, Leicestershire, Inggris, Selasa (22/12/2020), itu berakhir imbang 1-1.

Gol dari pemain asal Bali, I Putu Dipa Yogi Arta, di menit-menit akhir pertandingan, menuntaskan asa tim ini untuk mengakhiri laga dengan skor imbang tersebut, setelah sempat tertinggal lebih dahulu.

Tak lama setelah itu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, memberlakukan lockdown, menyusul semakin tingginya kasus Covid-19 di wilayah Inggris dan Skotlandia. Selama lockdown, pertandingan olahraga tak boleh dilakukan kecuai kompetisi elite seperti Premier League.

Selama lockdown, para pemain Garuda Select tetap menjalani latihan yang dikawal oleh Jake Fitzsimmons, pelatih fisik Garuda Select. Dia menyatakan bahwa kini situasinya tak lagi ideal. Skema yang tadinya dipersiapkan untuk pertandingan, kini diubah.

Momen lockdown justru digunakan guna meningkatkan kualitas fisik para pemain. Salah satu sesi yang telah dijalani adalah berlari sejauh lima kilometer. “Para pemain diminta mencoba untuk berlari lima kilometer secepat mungkin. Ini adalah sesuatu yang sederhana, tetapi tetap merupakan suatu tes yang baik untuk melihat level kebugaraan mereka,” kata Fitzsimmons.

Dia menambahkan, ada banyak hal lain yang bisa mereka kerjakan, “Termasuk terus berlatih, inilah target utama kami hingga ada perubahan yang bisa membantu kami berlatih secara normal. Kami ingin mencoba menjaga level kebugaran mereka agar mereka tetap tinggi sehingga siap untuk langsung beraksi di lapangan setelah situasinya kembali normal,” jelasnya.

Ibnul Mubarak, salah satu pemain dari tim ini mengatakan, “Setiap pagi, kami diminta latihan di depan kamar hotel, baru setelah itu latihan lari di lapangan,” kata Ibnul.

Dalam kondisi saat ini, Ibnul dan kawan-kawan memang difokuskan latihan pengembangan fisik. Berlari atau jogging menjadi menu wajib. Jarak yang ditempuh bervariatif. Terkadang pemain disuruh berlari sejauh empat sampai lima kilo meter. Setiap hari jarak tempuhnya terus bertambah sampai nantinya ke jarak tujuh kilometer. Pemain diminta berlari dengan secepat mungkin. “Meskipun terasa capek, harus tetap jogging, tidak boleh jalan,” sebutnya.

Ibnul mengaku bahwa dirinya kini sudah mengalami peningkatakan fisik yang signifikan. Fisiknya itu adalah pada otot-ototnya, terlebih di bagian paha dan betis, kini semakin keras serta berisi. “Perubahan yang saya rasakan di bagian paha dan betis,” ujar pemain asal klub Penajam Utama, Kalimantan Timur.

Tidak hanya latihan, mereka juga meluangkan waktu bersama dengan berbagai aktifitas yang diperbolehkan selama lockdown oleh para pelatih, agar tidak terlalu bosan. Contohnya, bermain video games bersama-sama, dan kegiatan lainnya. Terbaru, belum lama ini, mereka diberi kesempatan untuk bertemu alumni Garuda Select sebelumnya, Bagus Kahfi dan Brylian Aldama dalam sesi video call dan juga menganalisa video, untuk evaluasi perkembangan pemain. ***

wwwwww