Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kejagung Periksa 8 Orang Saksi Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Kejagung Periksa 8 Orang Saksi Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. (foto: ist.)
Rabu, 20 Januari 2021 21:56 WIB
JAKARTA - Tim jaksa penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 8 (delapan) orang sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Keterangan bernomor PR - 47/K.3/Kph.3/01/2021 yang didapat GoNews.co pada Rabu (20/1/2021) malam merinci, saksi yang diperiksa antara lain; JHT (Presdir PT Ciptadana Sekuritas); PS (Presdir BNP Paribas Asset Management); KBW (Deputi Direktur Pasar Modal BPJS TK); SMT (Asisten Deputi Analisis Pasar Uang dan Reksadana BPJS TK); MTT (Presdir PT Schroder Investment Management Indonesia); SM (Deputi Direktur Kepatuhan dan Hukum BPJS TK); WW (Direktur Utama PT Samuel Sekuritas Indonesia); dan OB (Direktur PT Kresna Sekuritas).

Berita yang beredar menyebutkan, perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan ini diduga mencapai angka triliunan.

Pada Senin (18/1/2021) lalu, penyidik Direktorat Penyidikan Jampidsus dikabarkan sudah mulai melakukan pencarian bukti-bukti diantaranya, menggeledah kantor induk BPJS Naker yang berada di kawasan Jakarta Selatan. ***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Voli, Beladiri
wwwwww