Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  SEA Games

Bio Farma akan Kirim 4 Juta Dosis Vaksin Sinovac ke BPOM

Bio Farma akan Kirim 4 Juta Dosis Vaksin Sinovac ke BPOM
Vaksin Sinovac saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten beberapa waktu lalu. (gambar: tangkapan layar)
Sabtu, 23 Januari 2021 14:43 WIB
JAKARTA - Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengungkapkan, ada 4 juta dosis vaksin Sinovac yang sudah selesai produksi per Kamis (21/1/2021), dan akan dikirimkan ke BPOM untuk mendapatkan lot release (evaluasi peluncuran sebagai syarat dari WHO).

"Status produk-produk itu sedang dalam tahap proses quality control yang akan dikirimkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk mendapatkan lot release agar dapat didistribusikan," kata Honesti dalam rilis, Sabtu (23/1/2021).

Bio Farma memperkirakan, sampai dengan bulan Februari 2021 mendatang, akan siap sebanyak 4 juta dosis vaksin untuk masyarakat Indonesia.

Ia menjelaskan, Bio Farma menjalin dua mekanisme dalam kolaborasi dengan Sinovac, yaitu; impor dalam bentuk barang jadi atau finished product single dose (vaksin siap guna) yang diperuntukan front liner di Indonesia; dan impor dalam bentuk bulk atau konsentrat vaksin.

"Dari bulk ini akan diproses lebih lanjut di Bio Farma di fasilitas fill and finish yang ada di Bio Farma," kata Honesti.

Secara total, kata Dia, Bio Farma akan menerima sebanyak 140 juta dosis bulk vaksin Sinovac. Per 12 Januari 2021, sebanyak 15 juta dosis bulk telah diterima.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, SEA Games, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww