Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Incar Emas Keenam di PON Papua, Yana Komara Tak Terhalang Usia 
Olahraga
21 jam yang lalu
Incar Emas Keenam di PON Papua, Yana Komara Tak Terhalang Usia 
2
DPR: UU ITE Layak Direvisi dan Masuk Prolegnas 2021
Nasional
18 jam yang lalu
DPR: UU ITE Layak Direvisi dan Masuk Prolegnas 2021
3
Instruksi AHY ke Mahkamah Partai Demokrat: Pecat Kader yang Terbukti Berhianat!
Peristiwa
17 jam yang lalu
Instruksi AHY ke Mahkamah Partai Demokrat: Pecat Kader yang Terbukti Berhianat!
4
Deretan Public Figur Ini Disunat saat Dewasa dengan Metode Gun Stapler
Umum
20 jam yang lalu
Deretan Public Figur Ini Disunat saat Dewasa dengan Metode Gun Stapler
5
Elysa Fransiska Bongkar Kunci Yana Komara Tetap Eksis di Usia 49 Tahun
Olahraga
20 jam yang lalu
Elysa Fransiska Bongkar Kunci Yana Komara Tetap Eksis di Usia 49 Tahun
6
Penguatan Ekonomi, Senator Emma Yohanna Ajak Perempuan Minang Mandiri
Ekonomi
20 jam yang lalu
Penguatan Ekonomi, Senator Emma Yohanna Ajak Perempuan Minang Mandiri
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Dua Pekan Setelah Divaksin, Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-19

Dua Pekan Setelah Divaksin, Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-19
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna. (republika.co.id)
Minggu, 31 Januari 2021 19:10 WIB
JAKARTA -- Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (30/1/2021).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, Pradi menjalani tes swab PCR pada Jumat (29/1/2021). Hasilnya keluar Sabtu, yang menyatakan Pradi positif terinfeksi virus corona.

''Mulanya beliau demam selama lima hari,'' kata Dadang kepada wartawan, Ahad (31/1/2021), seperti dikutip dari Tempo.co.

Ads

Dituturkan Dadang, setelah terkonfirmasi positif Covid-19, Pradi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok sejak Sabtu malam atau sesaat setelah hasil swab PCR keluar.

''Kondisi beliau saat ini cukup stabil,'' kata Dadang.

Pradi Supriatna merupakan 1 dari 10 pejabat Kota Depok yang mendapatkan kesempatan pertama menjalani vaksinasi Covid-19 pada 14 Januari 2021 lalu.

''Ketika akan vaksinasi kedua pada 28 Januari 2021, beliau demam. Sehingga tidak dilakukan vaksinasi kedua,'' kata Dadang.

Direktur Utama RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengatakan, Pradi masuk ruang perawatan Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Meski Pradi telah menjalani vaksinasi, potensi tertular Covid-19 masih bisa terjadi.

''Vaksinasi bukan untuk mencegah terinfeksi, tapi jika terinfeksi insya Allah tidak parah jika anti bodinya sudah terbentuk secara optimal,'' kata Devi tentang Priadi yang positif Covid-19.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Nasional, Kesehatan
wwwwww