Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
24 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
2
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
22 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
3
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
5
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
22 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
6
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Home  /  Berita  /  Nusantara

Kearifan Lokal Raja Ampat harus Jadi Perhatian, DPD Soroti Pertambangan di Amazon Lautan Dunia

Kearifan Lokal Raja Ampat harus Jadi Perhatian, DPD Soroti Pertambangan di Amazon Lautan Dunia
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat bersama Bupati Raja Ampat, H. Abdul Faris Umlati, dan Forkopimda Kabupaten Raja Ampat, di Aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Minggu (31/1/2021) malam. (foto: ist./dpd ri)
Minggu, 31 Januari 2021 22:42 WIB
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyatakan, lembaganya mengingatkan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk tidak membiarkan kegiatan pertambangan batubara di Pulau Salawati, pertambangan nikel di Waigeo dan Gag, pertambangan emas dan bahan baku semen di Batanta dan Misool.

"Lebih baik Pemerintah Kabupaten Raja Ampat fokus kegiatan pariwisata dan perikanan, bukan pertambangan. Apalagi pamor Raja Ampat ini semakin terangkat berkat Sail Raja Ampat tahun 2014. Tetapi kerusakan mulai mengancam Raja Ampat seperti di Pulau Arborek sebagai destinasi wisata eksotis yang paling sering untuk snorkeling. Hal ini yang harus menjadi perhatian," kata LaNyalla kepada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Di Piaynemo, kerusakan belum parah, namun perhatian harus segera diberikan. Karenanya dibutuhkan perlindungan untuk biota besar dibutuhkan untuk Pari Manta. LaNyalla juga minta sailing ship melempar jangkar dan berlabuh diatur dan diawasi.

LaNyalla menekankan, kearifan lokal Raja Ampat harusnya menjadi perhatian serius bagi Pemkab. Karenanya, DPD RI mendorong pembentukan badan otorita pariwisata Raja Ampat sebagai suatu kebutuhan.

"Kepariwisataan yang diselenggarakan harus menjamin keterpaduan antarsektor, antardaerah, antara pusat dan daerah sebagai satu kesatuan sistemik dalam kerangka otonomi daerah, serta keterpaduan antar pemangku kepentingan," kata LaNyalla.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Nusantara, Badminton, DKI Jakarta, Papua
wwwwww