Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
Olahraga
19 jam yang lalu
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
2
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
Hukum
16 jam yang lalu
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
3
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
4
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
5
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
Hukum
15 jam yang lalu
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
6
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  DPD RI

Kearifan Lokal Raja Ampat harus Jadi Perhatian, DPD Soroti Pertambangan di Amazon Lautan Dunia

Kearifan Lokal Raja Ampat harus Jadi Perhatian, DPD Soroti Pertambangan di Amazon Lautan Dunia
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat bersama Bupati Raja Ampat, H. Abdul Faris Umlati, dan Forkopimda Kabupaten Raja Ampat, di Aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Minggu (31/1/2021) malam. (foto: ist./dpd ri)
Minggu, 31 Januari 2021 22:42 WIB
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyatakan, lembaganya mengingatkan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk tidak membiarkan kegiatan pertambangan batubara di Pulau Salawati, pertambangan nikel di Waigeo dan Gag, pertambangan emas dan bahan baku semen di Batanta dan Misool.

"Lebih baik Pemerintah Kabupaten Raja Ampat fokus kegiatan pariwisata dan perikanan, bukan pertambangan. Apalagi pamor Raja Ampat ini semakin terangkat berkat Sail Raja Ampat tahun 2014. Tetapi kerusakan mulai mengancam Raja Ampat seperti di Pulau Arborek sebagai destinasi wisata eksotis yang paling sering untuk snorkeling. Hal ini yang harus menjadi perhatian," kata LaNyalla kepada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Di Piaynemo, kerusakan belum parah, namun perhatian harus segera diberikan. Karenanya dibutuhkan perlindungan untuk biota besar dibutuhkan untuk Pari Manta. LaNyalla juga minta sailing ship melempar jangkar dan berlabuh diatur dan diawasi.

Ads

LaNyalla menekankan, kearifan lokal Raja Ampat harusnya menjadi perhatian serius bagi Pemkab. Karenanya, DPD RI mendorong pembentukan badan otorita pariwisata Raja Ampat sebagai suatu kebutuhan.

"Kepariwisataan yang diselenggarakan harus menjamin keterpaduan antarsektor, antardaerah, antara pusat dan daerah sebagai satu kesatuan sistemik dalam kerangka otonomi daerah, serta keterpaduan antar pemangku kepentingan," kata LaNyalla.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, DPD RI, GoNews Group, DKI Jakarta, Papua
wwwwww