Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Dear' AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
Nasional
14 jam yang lalu
Dear AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
2
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
Olahraga
22 jam yang lalu
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
3
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya 'Perang'
Politik
24 jam yang lalu
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya Perang
4
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
Politik
24 jam yang lalu
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
5
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
Olahraga
20 jam yang lalu
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
6
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Politik
23 jam yang lalu
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Tito Jelaskan Kenapa Vaksinasi harus Dipercepat

Tito Jelaskan Kenapa Vaksinasi harus Dipercepat
Mendagri Tito Karnavian dalam suatu. (foto: ist./puspen kemendagri)
Minggu, 31 Januari 2021 09:21 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, menyatakan bahwa kunci dari suksesnya program vaksinasi massal Covid-19 adalah kecepatan.

"Vaksinasi ini tidak hanya sekedar untuk melakukan proteksi perorangan, tapi juga dalam rangka membangun kekebalan kelompok atau herd immunity. Prinsip herd immunity ini adalah minimal 2/3 dari populasi harus memiliki antibody pada time frame yang sama, sehingga program vaksinasi ini kuncinya adalah kecepatan," kata Tito dalam keterangannya yang dikutip Minggu (31/1/2021).

Untuk mendukung percepatan ini, kata Tito, tentu harus ada kerjasama antara pusat dan daerah, karena Indonesia menganut sistem desentralisasi.

Ads

"Kita memiliki sistem politik pembagian kekuasaan, dimana ada Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, bahkan Pemerintah Desa, yang mana Kepala Desanya adalah pejabat politik karena dipilih oleh rakyat dan memiliki anggaran sendiri (APBDes)," kata Tito.

Hal yang paling utama adalah mendukung ppercepatan vaksinasi, lanjut Tito, adalah persiapan rinci mengenai kesiapan infrastruktur vaksinasi, "Kemudian yang berikutnya lagi adalah mengenai masalah vaksinator, sarana prasarana, target yang akan divaksinasi, dan mitigasi KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Sebelumnya, Tito telah menyampaikan dorongannya atas percepatan vaksinasi massal Covid-19. Ia menilai vaksinasi sebagai game changer dari situasi pandemi saat ini.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan
wwwwww