Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Soal Kompetisi, RD: PSSI Harus Koordinasi Intens dengan Polri

Soal Kompetisi, RD: PSSI Harus Koordinasi Intens dengan Polri
Pelatih Madura United FC, Rahmad Darmawan. (Ist)
Senin, 01 Februari 2021 20:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kepastian Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021 sangat dinantikan. Apalagi, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 tidak bisa bergulir akibat tidak ada izin dari pihak Polri dengan alasan pandemi Covid 19.

Pelatih Madura United FC, Rahmad Darmawan yang dihubungi Senin (1/2/2021), mengatakan, PSSI harus melakukan koordinasi secara intens dengan pihak Polri dalam mewujudkan keinginan kembali memutar kompetisi yang merupakan ujung tombak pembinaan sepakbola. "PSSI harus koordinasi intens dengan Polri untuk meyakinkan bahwa kompetisi digelar memenuhi standard protokol Covid 19," katanya. 

Untuk menunjukkan adanya penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, kata Rahmad Darmawan yang akrab dipanggil RD, perlu dilakukan pertandingan simulasi tanpa kehadiran penonton dengan pembatasan jumlah anggota tim dan panitia pertandingan yang sudah menjalani test swab/antigen rapid.

Sebelumnya, Presiden Forum Komunikasi Suporter Indonesia, Ahmad Richard mengungkapkan ada tiga pilar yang harus merumuskan terkait solusi bergulirnya kompetisi. Syaratnya, PSSI perlu melakukan dialog dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menpora Zainudin Amali mencari jalan keluarnya. 

“Kalau liga belum bisa digulirkan dengan berbagai alasan karena PSBB Jawa – Bali, carikanlah solusi. Misalkan turnamen dan penyelenggaraanya di luar pulau Jawa yang tidak kena zona merah,” ujarnya. 

Menurutya, saat ini diperlukan satu visi, satu misi dan saling bersinergi agar kompetisi bisa tetap bergulir.

”Semua pihak yang ingin memajukan sepak bola harus bersatu padu. Apalagi di dalamnya ada hajat hidup orang banyak misalnya pemain, ekonomi kreatif, UMKM, percetakan, entertainment dan lai-lain,” paparnya. ***

wwwwww